Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (3/11) menyerukan pengembangan mendesak atas vaksin yang mampu melawan infeksi bakteri mematikan terhadap hampir 150.000 kelahiran dan bayi setiap tahun.
Laporan baru oleh badan kesehatan PBB dan London School of Hygiene and Tropical Medicine menemukan bahwa dampak infeksi Streptococcus Grup B (GBS), yang diperkirakan tidak berbahaya di saluran usus hingga sepertiga dari semua orang dewasa, ternyata menjadi penyebab kelahiran prematur dan kecacatan yang jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Laporan tersebut mengonfirmasi temuan sebelumnya pada 2017 bahwa bakteri tersebut menyebabkan hampir 100.000 kematian bayi baru lahir dan hampir 50.000 kelahiran setiap tahun. Namun ada kesenjangan data signifikan yang menunjukkan angka sebenarnya bisa lebih tinggi.
Baca juga: Es Greenland Mencair Ekstrem Perbesar Risiko Banjir Global
Untuk pertama kali mengukur dampak pada kelahiran prematur, penemuan itu mengungkapkan bahwa GBS berada di belakang lebih dari setengah juta kelahiran dini setiap tahun. Ini menyebabkan kecacatan jangka panjang yang signifikan.
Mengingat jumlah yang mengejutkan seperti itu, penulis laporan menyesalkan bahwa belum ada kemajuan untuk mengembangkan vaksin. "Penelitian baru ini menunjukkan bahwa Strep Grup B ialah ancaman utama untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan bayi baru lahir. Ia membawa dampak yang menghancurkan bagi banyak keluarga secara global," kata Phillipp Lambach dari Departemen Imunisasi WHO dalam pernyataan.
"WHO bergabung dengan mitra dalam menyerukan pengembangan mendesak vaksin GBS ibu yang akan memiliki manfaat besar di negara-negara di seluruh dunia."
Baca juga: Penelitian Terbaru, Antidepresan Kurangi Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19
Profesor Joy Lawn, yang mengepalai pusat kesehatan remaja, reproduksi dan anak ibu LSHTM, setuju. "Vaksinasi ibu dapat menyelamatkan nyawa ratusan ribu bayi di tahun-tahun mendatang," katanya. Ia mengutuk kurangnya kemajuan sejak gagasan mengembangkan vaksin terhadap GBS pertama kali dimunculkan tiga dekade lalu.
Rata-rata, 15% wanita hamil di seluruh dunia atau hampir 20 juta setiap tahun membawa bakteri GBS di vagina mereka. Meskipun sebagian besar kasus ini tidak menunjukkan gejala, wanita hamil yang terinfeksi dapat menularkan GBS ke janinnya melalui cairan ketuban atau selama kelahiran saat bayi melewati saluran vagina.
Bayi dan janin sangat rentan karena sistem kekebalan mereka tidak cukup kuat untuk melawan bakteri yang berkembang biak. Jika tidak diobati, GBS dapat menyebabkan meningitis dan septikemia yang dapat mematikan. Bayi yang bertahan hidup dapat mengembangkan cerebral palsy atau masalah penglihatan dan pendengaran permanen.
Laporan pada Rabu (3/11) itu menunjukkan bahwa bakteri meninggalkan sekitar 40.000 bayi setiap tahun dengan gangguan neurologis. Saat ini, wanita dengan GBS diberikan antibiotik selama persalinan untuk mengurangi kemungkinan penularannya ke bayi mereka. Tetapi pendekatan ini menimbulkan masalah di tempat-tempat skrining dan pemberian antibiotik selama persalinan kurang dapat diakses.
Baca juga: Studi Terbaru Tawarkan Senyawa sebagai Obat Demam Berdarah
Menariknya, tingkat tertinggi GBS ibu ditemukan di sub-Sahara Afrika yang menyumbang sekitar setengah dari kasus global diikuti Asia Timur dan Tenggara, studi menunjukkan. Disarankan bahwa vaksin GBS dapat diberikan kepada wanita hamil selama pemeriksaan kehamilan rutin dan menjangkau lebih dari 70% wanita hamil dapat mencegah 50.000 kematian bayi dan janin setiap tahun. (AFP/OL-14)
Produksi dahak yang minim pada lansia serta penggunaan antibiotik yang luas sebelum diagnosis sering kali menghambat identifikasi agen penyebab.
Profesor dari Indiana University, Gabriel Filippelli, mengungkapkan bahwa terdapat bukti dengan menggunakan sepatu di dalam rumah dapat meningkatkan penyebaran kuman di rumah.
BGN selidiki dugaan keracunan 7 warga di Nabire usai konsumsi Makan Bergizi Gratis. Sampel dikirim ke Jayapura, SOP dapur diperketat.
PENELITI Universitas Airlangga, Suryani Dyah Astuti dan Sari Luthfiyah, melakukan uji coba terhadap ekstrak kulit buah manggis
Ilmuwan Aarhus University menemukan dua asam amino penentu yang membuat tanaman membuka pintu bagi bakteri pengikat nitrogen.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved