Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Dodo Gunawan mengatakan pihaknya juga melakukan upaya mitigasi dan kerjasama terkait peringatan tersebut dengan otoritas di masing-masing daerah.
"Kerja sama ada. Kita di daerah punya unit-unit layanan yang meneruskan informasi ke pemda dan stakeholder lainnya," kata Dodo kepada Media Indonesia, Sabtu (24/7).
Baca juga: BNPB Minta BPBD Lakukan 8 Langkah Cegah Karhutla
Dia menambahkan cuaca ekstrem di musim kemarau juga berkemungkinan terjadi. Oleh karena itu diperlukan kewaspadaan terkait ancaman bencana yang akan terjadi di setiap wilayah.
"Cuaca ekstrem di musim kemarau sangat dimungkinkan terjadi. Oleh karenanya selalu pantau informasi BMKG yg selalu meng update perkembangan cuaca dan musim di seluruh indonesia," sebutnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi peringatan dini yang diunggah BMKG melalui laman www.bmkg.go.id, sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi hujan disertai kilat atau petir serta angin kencang masing-masing meliputi; Aceh antara lain di wilayah Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan sekitarnya.
Baca juga: Luas Karhutla 1 Januari-30 Juni 2021 Mencapai 52.479 Hektare
Di Sumatera Selatan di wilayah Musi Banyuasin, Musi Rawas, Empat Lawang, Pagaralam, Lahat, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, Ogan Ilir, Banyuasin, Palembang, Muara Enim. dan Musi Rawas Utara. Pada malam hari di wilayah Banyuasin, Muara Enim, Pagaralam, dan Lahat
Di Bengkulu di sebagian wilayah di Kabupaten Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Kepahiang, Seluma, serta Bengkulu Selatan.
Lampung di wilayah Lambar, Lampura, Tanggamus, Pesibar, Lamteng, dan Way Kanan. Kemudian di Banten yakni wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur dan Selatan.
Di Jawa Barat di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran.
Selanjutnya di Kalimantan Utara di wilayah Lumbis, Sei Menggaris, Sembakung Atulai, Sesayap, Tulin Onsoi, Malinau, Tana Tidung, Lumbis Ogong, Tana Lia, dan Nunukan. Sulawesi Tengah di wilayah Kota Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan Maluku di wilayah Kota Tual, Kabupaten Seram bagian Timur dan Maluku Tenggara. Kemudian, Papua berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Ninati. (H-3)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah DKI Jakarta pada Senin, 27 April 2026.
PPIH Arab Saudi mengintensifkan edukasi dan distribusi APD bagi jemaah haji Indonesia di Madinah guna mengantisipasi cuaca panas ekstrem 35 derajat Celsius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved