Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan sebanyak 35 kasus eksploitasi seksual dan pekerja anak selama periode Januari-April 2021. Dari kasus tersebut, tercatat sebanyak 234 anak menjadi korbannya.
"Bulan Januari hingga April 2021 kita memang menemukan ada 35 kasus dengan 234 anak sebagai korban. Ini tentu memprihatinkan apalagi usia korban tidak hanya usia SMA tetapi juga semakin muda dalam hal ini anak SD pun menjadi sasaran korban ekploitasi seksual anak," ungkap Ketua KPAI Susanto dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/5).
Baca juga: Diasingkan, Ditahan, & Terima Stigma karena jadi Mantan Tapol
Lantas, tingginya kasus itu harus menjadi perhatian serius semua pihak. Publik pun perlu mengetahui, sehingga upaya perlindungan anak bisa menjadi gerakan bersama semua elemen bangsa.
Susanto pun meminta semua pihak terutama kementerian terkait dan juga pemda dan pihak terkait untuk memastikan komitmen mereka. Begitu pula dengan orang tua dan korporasi juga punya peran besar untuk turut memastikan perlindungan anak.
"Apalagi kasus-kasus yang lalu berhasil dibongkar Polda Metro Jaya misalnya itu terjadi hotel, losmen, penginapan juga rentan. Situasi seperti ini tentu membutuhkan komitmen korporasi," turutnya.
Komisioner KPAI Ai Maryati Solihah mengatakan banyaknya kasus itu tentu sangat memprihatinkan. Apalagi ketika dikonfrimasi dari ke-35 kasus KPAI tidak bisa melakukan pengawasan secara intensif.
"Dari 35 kasus itu sekitar 6 kasus eklpoitasi seksual dan satu kasua pekerja anak yang bisa kami awasi secara langsung. Ini karena adanya pandami yang membatasi sehingga koordinasi sering dilakukan secara daring," jelasnya.
Dia membeberkan bahwa kasus eksploitasi anak di tahun 2021 ini didominasi oleh prostitusi mencapai 83%. Sementara 11% merupakan ekplotasi ekonomi dan 6% perdagangan anak.
Baca juga: 60% Kasus Eksploitasi Anak Lewat Medsos, Pemerintah Harus Proaktif
Kasus-kasus itu terjadi di Jakarta dan daerah-daerah seperti di Mojokerto, Bogor, Pontianak dan daerah lainnya. KPAI bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Polda di seluruh Indonesia untuk melakukan pengawasan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yunus Yusri mengatakan bahwa pihaknya sejak awal tahun terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap kasus eksplotasi anak. Aparat terus berkolabirasi dengan pihak-pihak terkait untuk bisa membongkar jaringan-jaringan prostitusi anak di ibukota.
"Ini jadi satu hal yang mirislah dengan situasi pandemi ini. Dalam waktu Januari sampai Maret saja itu 115 korban anak yang ditangani oleh Polda Metro Jaya saja, belum lagi Polda yang lain," ujarnya.
Dari kasus tersebut, lanjutnya ada 18 tersangka yang masih terus diproses. Kemudian kasus-kasus di tahun 2020 juga terus berjalan sesuai prosedur hukum.
Dia pun meminta agar semua pihak, khususnya orang tua harus memantau anak-anak. Mengingat di masa pandemi anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. (H-3)
KPAI mengutuk keras kekerasan terhadap 53 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Jasra Putra soroti lemahnya pengawasan dan regulasi daycare di daerah.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 14 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut dan seluruhnya merupakan perempuan dewasa.
KASUS dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan, ini adalah pengaduan yang kelima daycare bermasalah
Salah satu bentuk masih lemahnya pengawasan dan regulasi yakni banyak lembaga beroperasi tanpa izin resmi, tidak memiliki SOP.
KPAI menilai kasus kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta berlangsung sistematis dan masif. Desak penyelidikan hingga ke pemilik yayasan.
KPAI akan menyusun rekomendasi strategis berbasis bukti untuk disampaikan kepada Presiden, membentuk kelompok kerja khusus MBDK, dan mendorong pembatasan iklan minuman manis di ruang publik
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved