Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJATINYA banyak putra-putra yang tidak kalah cerdas ketimbang orang asing. Mereka hanya perlu diberi kesempatan untuk berkembang.
Hal itulah yang dilakukan perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition. Mereka mengumumkan pengangkatan Dr. Rimbawan Ph.D sebagai anggota Nutrition Advisory Board (NAB) atau Dewan Penasihat Nutrisi yang pertama di Indonesia.
Baca juga: Nutrisi Cukup, Jaminan Sehat dan Pintar
Dr. Rimbawan merupakan seorang pakar dalam biokimia dan nutrisi, yang juga seorang pengajar di Departemen Gizi Masyarakat dari Institut Pertanian Bogor.
“Sebagai seorang pakar yang sangat dihormati di bidang nutrisi dan diet, bergabungnya Dr. Rimbawan sangat bernilai dalam tim pakar kami di bidang nutrisi, ilmu pengetahuan, dan kesehatan,” kata Chief Health and Nutrition Officer Herbalife Nutrition Dr. Kent Bradley.
“Kami sangat mengharapkan kerja sama dengannya agar dapat menginspirasi orang-orang untuk mengambil langkah-langkah dalam perubahan nutrisi dan gaya hidup yang positif, dan membantu mengatasi berbagai persoalan utama yang terkait dengan kesehatan.”
Dr. Rimbawan adalah penulis buku 'Indeks Glikemik Pangan - Cara Mudah Memilih Pangan yang Menyehatkan' yang diterbitkan pada 2004. Ia juga berkontribusi dalam Jurnal Kesehatan Masyarakat, dengan beberapa makalah di antaranya “Pengaruh menu berbasis indeks glikemik terhadap ketahanan performa atlet” (Asian Social Science, 2014) dan “Dampak pemberian makanan dengan indeks glikemik yang berbeda terhadap ketahanan performa atlet pelajar dalam lari 5 km” (Journal of Nutrition and Food, 2013). Dr. Rimbawan juga merupakan peneliti bersertifikat untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.
Herbalife Nutrition Advisory Board (NAB) terdiri dari para pakar terkemuka di bidang nutrisi, ilmu pengetahuan, dan kesehatan dari seluruh dunia. NAB membantu memberikan edukasi dan pelatihan kepada para Anggota Independen Perusahaan agar dapat menjalankan gaya hidup aktif yang sehat dan mendapatkan nutrisi yang baik.
Saat ini, NAB Herbalife Nutrition di Asia Pasifik terdiri dari Dr. Zhen-Yu Chen (Hong Kong), Dr. Chin-Kun Wang (Taiwan), Dr. Korakod Panich (Thailand), dan Dr. Wang Jae Lee (Korea Selatan). Pengangkatan Dr. Rimbawan sebagai anggota Herbalife Nutrition Advisory Board menunjukkan dedikasi Perusahaan yang berkelanjutan untuk memajukan pembentukan kebiasaan nutrisi positif yang menginspirasi di Asia Pasifik, dengan cara mengembangkan kemitraan yang erat dengan para pakar nutrisi terkemuka di wilayah tersebut. (RO/A-1)
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Kekurangan zat besi berdampak pada kecerdasan anak.
Dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria memperingatkan bahaya kekurangan zat besi yang memicu stunting, gangguan otak, hingga penurunan IQ pada anak.
Asupan gizi yang tidak seimbang atau penggunaan suplemen yang sembarangan justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
Aturan pemberian makan anak atau feeding rules tidak hanya bicara soal apa yang dimakan, tetapi mencakup tiga pilar utama: jadwal, prosedur, dan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved