Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Tidur yang cukup memiliki banyak manfaat baik, salah satunya bisa membuat kulit lebih sehat dan tampak bercahaya alias glowing.
Nyatanya, menurut hasil survei yang dilakukan oleh Charm, 9 dari 10 wanita Indonesia mengakui bahwa kualitas tidur yang baik adalah penting akan tetapi 6 dari 10 perempuan Indonesia terbiasa untuk bangun tengah malam untuk mengganti pembalut karena khawatir bocor di malam hari.
Survei juga mengungkap 30 persen wanita Indonesia menyadari bahwa kualitas tidur di saat menstruasi lebih rendah dibandingkan hari – hari biasa.
Dermatologist dr Nessya Dwi Setyorini, Sp.DV dalam kegiatan talkshow virtual yang bertajuk "Gak Takut Bocor, Tidur Lelap Untuk Kulit Wajah Cerah" menyebutkan bahwa kualitas tidur merupakan proses penting bagi regenerasi kulit.
"Tanda penuaan pada kulit mulai hadir di umur 20 tahun, sehingga kulit wajah akan menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi setiap perempuan. Maka, penting bagi perempuan untuk memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kondisi kulit wajah mereka, seperti kurang tidur, hormon, genetik, stress, dan berbagai penyebab lainnya," kata dr Nessya dalam siaran pers pada Sabtu (20/2).
Faktor-faktor tersebut dapat menjadi sangat berpengaruh ketika pada masa menstruasi, terutama kurangnya kualitas tidur.
Tubuh memiliki jam biologis yang bila terganggu akan membuat kualitas tidur berkurang dan hal ini kerap kali terjadi ketika masa menstruasi.
"Saat kita tidak mendapat tidur yang cukup dan berkualitas, jam biologis tersebut akan terganggu dan berpotensi menghambat regenerasi kulit di malam hari. Penelitian pun mengungkapkan bahwa tidur malam yang cukup menjadi kunci untuk kulit wajah yang lebih segar dan cerah," kata dr Nessya.
Kulit wajah yang sehat dan cerah sangat bergantung pada gaya hidup sehat, seperti dengan menjaga kualitas tidur di malam hari dengan durasi 7 - 9 jam.
Saat tidak cukup tidur, tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon stres seperti kortisol. Hormon-hormon tersebut kemudian dapat meningkatkan peradangan pada kulit; ini bisa terlihat seperti kemerahan, iritasi, dan jerawat.
Sejalan dengan hal tersebut, Titan Tyra sebagai Beauty Influencer turut menceritakan rutinitasnya dalam merawat kulit wajahnya terutama ketika masa menstruasi.
"Aku yakin pasti banyak perempuan yang mengalami hal yang serupa, susah tidur ketika masa menstruasi karena takut bocor. Tapi bukan berarti tidak ada solusinya. Selain menerapkan waktu tidur yang sesuai, untuk menghindari gangguan saat tidur ketika menstruasi," kata Titan yang mengaku menggunakan produk pembalut malam Charm Safe Night untuk menghindari khawatir di malam hari saat menstruasi. (Ant/OL-12)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Skin booster adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menginjeksikan bahan aktif—biasanya berupa Hyaluronic Acid (HA) konsentrasi rendah—ke lapisan dermis kulit.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Teknologi ini mengantongi sertifikasi dari dua badan besar dunia, yakni US FDA (Amerika Serikat) dan KFDA (Korea Selatan).
Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik, tetapi persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved