Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan menganggarkan Rp73 triliun untuk menyediakan vaksin covid-19 kepada masyarakat. Program vaksinasi dipastikan akan dimulai pada awal 2021.
"Pemerintah udah siapkan anggaran sampai 73 triliun untuk pengadaan vaksin. Vaksin itu berbagai macam jenis. Jadi yang prioritas pertama dan sudah tersedia barangnya di Indonesia itu Sinovac," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Outlook 2021 di akun Youtube BNPB, Kamis (24/12).
Vaksin yang bakal digunakan Indonesia untuk vaksinasi covid-19 merupakan hasil kerja sama antara PT Bio Farma (Persero) dengan perusahaan vaksin asal Tiongkok, Sinovac Biotech. Saat ini sudah ada 1,2 juta dosis vaksin yang berada di Tanah Air.
"Sudah ada 1,2 juta dosis. Ini untuk masyarakat disuntiknya dua kali. Jadi untuk 600 ribu (orang). Di Januari (2021) akan masuk dan jumlah vaksin bertambah 1,8 juta (dosis). Saat ini juga dipersiapkan bahan baku (vaksin) tahap awal 15 juta," jelas Airlangga. (OL-14)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved