Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan modul pembelajaran khusus bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD).
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengatakan, modul-modul ini memuat materi spesifik yang dapat dijalankan oleh guru dan orang tua secara independen di rumah selama pembelajaran jarak jauh(PJJ) di masa pandemi.
“Modul belajar untuk PAUD fokus kepada ‘bermain adalah belajar’, itu tema kuncinya. Ini agar lebih meningkatkan psikososial, meningkatkan kesenangan belajar di rumah, dan menurunkan kebosanan yang sering dialami anak-anak,” kata Nadiem dalam acara Pengumuman Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, Jumat (7/8).
Modul yang dirancang Direktorat PAUD tersebut menunjang tugas guru dalam tiga kategori yaitu merancang pembelajaran, mengimplementasikan dan menilai tumbuh kembang anak.
Kemudian menunjang pembelajaran komunikasi dan bekerja sama dengan orangtua di masa pandemi, serta menunjang pembelajaran memanfaatkan TIK di masa belajar dirumah.
Pilihan topik dari buku saku PAUD yang disediakan Kemendikbud antara lain, Bermain Matematika yang Menyenangkan dengan Anak di Rumah, Bermain Bahasa di Rumah dalam Melaksanakan Belajar dari Rumah, Bermain Musik dan Gerak, Bermain Seni Kriya, Bermain Sains, dan Media Daring.
Bahan ajar belajar di rumah bagi PAUD ini dapat diunduh melalui https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/buku-saku-paud/.
Sedangkan modul untuk jenjang SD berorientasi kepada kompetensi esensial yaitu literasi, numerasi, pendidikan karakter, dan kecakapan hidup, serta kompetensi dasar yang mencakup berbagai mata pelajaran.
Modul ini dikembangkan oleh Pusat Asesmen dan Pembelajaran dengan melibatkan ahli di bidang pendidikan, khususnya literasi dan numerasi sebagai pengarah materi dan penulis serta para ilustrator di bidang buku cerita anak.
Modul ini dikembangkan dengan merujuk pada kompetensi dasar dalam penyederhaan kurikulum namun aktivitas pembelajaran di optimalisasi untuk mencapai kompetensi lilterasi dan numerasi pada semua mata pelajaran.
Nadiem menjelaskan, perbedaan modul-modul ini dari modul yang sebelumnya disusun Kemendikbud yakni terkait isi yang memberikan pendampingan secara spesifik bagi guru dan orang tua selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ), serta siswa dalam beraktivitas di rumah.
“Ini konteksnya aktivitas yang bisa dilakukan di rumah, pendampingan orang tua jelas dan spesifik apa peran orang tua dan apa yang harus dilakukan orang tua, serta interaksi bagi guru menjadi sangat mudah,” imbuhnya.
Diharapkan, dengan adanya modul ini dapat mempermudah guru untuk memfasilitasi dan memantau pembelajaran siswa di rumah dalam kondisi khusus serta menjadi tips dan strategi bagi orang tua dalam mendampingi anak belajar dari rumah.
Modul belajar bagi siswa tingkat SD dapat diunduh di https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/tingkat-sd-modul-belajar-literasi-numerisasi/. (Aiw/OL-09)
JPU menolak pledoi Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbud. Sidang duplik dijadwalkan 27 April 2026.
Gogot menyebut harga satuan perangkat yang dibeli pemerintah sebesar Rp5,2 juta tanpa paket Chrome Device Management (CDM ).
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
IDAI mendorong daycare mematuhi regulasi PAUD dan standar nasional untuk mencegah kekerasan anak serta memastikan tumbuh kembang yang optimal.
Roadmap ECCE merupakan bentuk komitmen bersama negara-negara ASEAN dan mitra dalam memperkuat layanan pendidikan sekaligus perlindungan anak usia dini.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Kolaborasi ini bertujuan memutus sekat informasi dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas melalui konten edukasi yang ringan dan menghibur.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
Kegiatan yang diikuti oleh 500 anak perwakilan dari 250 lembaga sekolah se-Kota Kediri tersebut diisi dengan bernyanyi dan melakukan sejumlah permainan motorik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved