Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan ratusan juta dosis vaksin covid-19 sudah dapat diproduksi pada akhir tahun ini dengan prioritas untuk mereka yang paling rentan terhadap virus paling menular itu.
“Kami sedang berupaya dengan asumsi kami bisa punya ratusan juta dosis pada akhir tahun ini. Sangat optimistis,” ujar Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, Kamis (18/6).
Swaminathan mengatakan pihaknya sangat optimistis vaksin covid-19 dapat ditemukan dalam waktu dekat karena saat ini sudah ada 200 kandidat, 10 di antaranya bahkan sudah masuk tahap uji coba pada manusia.
“Jika kita sangat beruntung, akan ada satu atau dua kandidat yang berhasil sebelum akhir tahun ini,” katanya dalam konferensi pers virtual itu.
Jika vaksin sudah ditemukan kelak, WHO memprioritaskan itu untuk tiga kelompok utama.
Pertama, pekerja garda depan dengan risiko paparan tinggi, seperti petugas medis dan kepolisian. Kedua, orang yang paling rentan covid-19, seperti manula dan penderita diabetes. Terakhir, warga di tempat dengan potensi paparan tinggi, seperti permukiman kumuh dan rumah perawatan.
“Kita harus memulai dengan yang paling rentan dan kemudian berangsur memvaksin lebih banyak orang,” tutur Swaminathan.
Swaminathan menyadari, selain tiga kelompok utama tersebut, masih banyak orang yang membutuhkan vaksin covid-19. Ia pun berharap tahun depan lebih banyak vaksin yang bisa diproduksi.
“Kami berharap pada 2021, kami dapat memiliki dua juta dosis dari satu, dua, atau tiga vaksin yang efektif untuk didistribusikan ke seluruh dunia,” katanya.
Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Abdul Kadir mengungkapkan uji klinis vaksin covid-19 untuk Indonesia mulai dilakukan pada Juli mendatang.
“Awal Juli kita sudah akan mulai. Sekarang baru persiapan izin dan persetujuan komite etik untuk melakukan uji klinis,” katanya ketika dihubungi tadi malam.
Menurut Kadir, proses uji klinis akan memakan waktu 4 - 6 bulan dengan subjek penelitiannya ialah orang sehat.
“Sekarang kita sudah ada kerja sama dengan perusahaan dari Tiongkok untuk melakukan uji klinis secara bersama,” ungkapnya. (Hym/Ata/Afp/X-10)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakangĀ Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved