Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik berkekuatan 5,7 skala richter (SR) menguncang wilayah Maluku Utara sekira pukul 15.15 WIB Kamis (4/6).
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update M=5,6.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,43 LU dan 128,08 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 22 km arah Tenggara Halmahera Utara, Maluku Utara pada kedalaman 109 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata Rahmat gempabumi ini merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi pada Lempeng Laut Maluku.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Rahmat dalam keterangan tertulis Senin (15/6).
Dia menambahkan guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Tobelo III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.
Baca juga: BMKG: Gempa Bumi di NTT tidak Berpotensi Tsunami
Hingga pukul 11.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Oleh karena itu, Ia menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," pungkasnya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (A-2)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
PT Weda Bay Nickel resmi meraih sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001, memperkuat komitmen ESG dan standar keselamatan kerja di industri nikel global.
BMKG memprediksi frekuensi gempabumi susulan pascagempa utama berkekuatan Magnitudo (M) 7,6 di Maluku Utara akan terus menunjukkan tren penurunan.
Sekitar 70 warga di Kelurahan Mayau Kecamatan Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara memilih mengungsi secara mandiri ke perbukitan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Pulau Batang Dua, Ternate.
BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa M7.6 di Maluku Utara. Sempat terjadi kenaikan muka air laut dan 48 gempa susulan terpantau.
PULUHAN penumpang Kapal Motor (KM) Nazila 05 yang sempat dilaporkan hilang setelah tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, ditemukan dalam kondisi selamat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved