Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dalam tiga hari kedepan sejak 21 April – 23 April 2020 di beberapa wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat disertai angin kencang kilat/petir.
Humas BMKG Taufan Maulana mengatakan intrusi udara kering dari Belahan Bumi Utara (BBU) melintasi wilayah Samudra Pasifik Utara Papua.
"Keadaan ini menyebabkan daerah di depan muka intrusi kondisi udara menjadi lebih lembab," kata Taufan dalam keterangannya, Selasa (21/4)
Massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Maluku Utara, dan Maluku.
Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Sumatera serta sirkulasi siklonik diSamudra Hindia Selatan Jawa Timur. Konvergensi memanjang dari Sumatera barat hingga Bengkulu, di Laut Timor. Daerah belokan angin terdapat di Sumatera Bagian Tengah, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Samudra Pasifik Utara Papua. Low Level Jet dengan kecepatan angin mencapai lebih 25 knot di Samudera Hindia Barat Sumatera dan Samudra Pasifik Timur Philipina.
Untuk wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat hari ini yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
Kondisi ini masih berlangsung untuk wilayah Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua pada 22 April 2020.
Selanjutnya pada 23 April 2020 wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua masih berpotensi dilanda hujan Lebat.
Sementara hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi pada hari ini di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Kondisi ini masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, dan Maluku hingga esok harinya, 22 April 2020.
Untuk wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, dan Maluku diprediksi masih berpeluang terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada 23 April 2020.
BMKG terus mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga disertai angin kencang dan petir/kilat tersebut
"Untuk masyarakat selalu berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruang, serta persiapkan diri dengan peralatan antisipasi hujan," pintanya. (OL-2)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved