Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Republik Indonesia (Polri) mencatat adanya penurunan jumlah titik panas (hotspot) dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Indonesia.
Kepala Biro Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, titik panas pada Jumat (16/8) mencapai 869 hotspot, atau turun dari sehari sebelumnya yang mencapai 1.058 hoitspot.
"Wilayah Sumatera dan Kalimantan masih mendominasi (titik panas)," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/8).
Baca juga : Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Jambi
Berdasarkan data kepolisian, insiden karhutla masif terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Kata Dedi, sejumlah titik hotspot yang perlu segera ditangani juga ditemukan di sejumlah wilayah lainya.
"Titik hotspot tidak hanya di Kalimantan dan Sumatera saja. Beberapa wilayah di Sulawesi juga ada hotspot, harus diantisipasi secara maksimal," sebutnya.
Dedi memastikan, seluruh jajaran kepolisian di daerah telah diperintahkan guna menanggulangi bencana kebakaran tersebut. Sebab, titik api terus bermunculan apabila luput dari pantauan.
Kepolisian Daerah (Polda) yang berada di daerah rawan karhutla juga diminta segera mengusut kasus karhutla. Sebab, diduga dipicu oleh kesengajaan pihak tertentu. (OL-7)
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved