Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) telah memberangkatkan tim advance (pendahulu) ke tanah suci yang terdiri dari 20 petugas di antaranya Kepala Daerah Kerja (Daker) bersama sekretaris daker di tiga wilayah, Makkah, Madinah dan Bandara.
Kasubdit Bina Petugas Kemenag Akhmad Jauhari menjelaskan tim tersebut akan melakukan koordinasi termasuk penyiapan sarana dan prasarana teknis untuk pelaksanaan tugas layanan di tiga daerah kerja.
"Iya sudah berangkat Senin kemarin. Yang juga ikut berangkat para kepala bidang layanan, akomodasi, konsumsi, transportasi dan kesehatan. Sejumlah pelaksana dan penghubung layanan juga ikut berangkat," jelas Jauhari, Selasa (2/7).
Baca juga: Tim Advance Petugas Haji Bertolak ke Arab Saudi
Selain tim tersebut, nantinya juga akan diberangkatkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang fokus memberikan tindakan antisipasi dan pelayanan kesehatan jemaah menghadapi cuaca ekstrem di tanah suci. Tim ini disiapkan sebelum jemaah kloter pertama berangkat pada 6 Juli.
"Kalau itu (pelayanan kesehatan cuaca ekstrem) akan dilakukan oleh Tim PPIH yang berangkat 4 Juli sedangkan untuk di Makkah 9 Juli," tukasnya.(OL-5)
KEMENTERIAN Agama mendorong percepatan pelaksanaan pengadaan barang/jasa (PBJ) tahun 2026 dengan menekankan prinsip integritas, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.
Ia menambahkan, Kemenag tengah melakukan pembenahan melalui kebijakan Satu Data Kemenag guna meningkatkan akurasi dan konsistensi data.
PEMERINTAH mewajibkan seluruh produk pada kategori tertentu yang beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2026.
Lahan hibah seluas 2.174 meter persegi tersebut berlokasi di Perumahan Villa Dago Tol Serua, Jalan Pelikan III, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.
PEMERINTAH menegaskan bahwa seluruh produk dalam kategori tertentu yang beredar di Indonesia wajib mengantongi sertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2026.
Sebanyak saksi itu merupakan pihak swasta dengan inisial NC, MTN, MMY, perwakilan PT IBS, SI, dan WLD. KPK berharap mereka semua kooperatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved