Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengungkapkan pihaknya berencana memprogramkan pemberian pelatihan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terkena pemutusna hubungan kerja (PHK) mulai tahun ini.
Pihaknya pun sudah menyiapkan anggaran untuk menggelar vokasional training atau pelatihan. Namun ia mengaku membutuhkan payung hukum untuk menjalankan program tersebut.
"Karena ini baru di 2019 kami sampaikan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa kami harus governance dan prudent sehingga kami perlu tata aturan atau payung hukum untuk mendasari hal tersebut," terang Agus usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Senin (6/5).
Baca juga : Ingin Naikkan Manfaat, BPJS Ketenagakerjaan Butuh Revisi PP 44/20
Salah satu alasan pihaknya membutukan payung hukum karena pelatihan tersebut berkaitan dengan penggunaan dana yang cukup besar dan melibatkan banyak pihak.
Dia menjelaskan rencana tersebut terlihat karena peserta yang di-PHK cukup banyak. Agus menjelaskan total iuran tahun 2018 yaitu sebesar Rp26 triliun, dana yang dibayarkan Rp9 triliun.
"Kita lihat jumlah peserta yang ter-PHK cukup banyak. Sehingga di 2019 ini kita menganggarkan pelatihan untuk peserta kita yang ter-PHK," ungkap Agus. (OL-8)
Dalam konteks ini, pendidikan vokasi seharusnya menjadi solusi strategis. Namun untuk memahami bagaimana seharusnya vokasi berfungsi, kita perlu melihat praktik terbaik global.
APCA Indonesia meluluskan siswa Culinary dan Pastry Arts melalui pendidikan intensif 9 bulan. Fokus pada kesiapan kerja dan standar global industri F&B.
Dari total 13 peserta pelatihan pada angkatan (batch) III, sebanyak 12 orang atau sekitar 93 persen di antaranya telah resmi bekerja.
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan kembali menunjukkan hasil positif. SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, berhasil meraih penghargaan SMK Pusat Keunggulan.
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved