Jembatani Gap Dunia Kerja Melalui Program Pelatihan Vokasi

Rahmatul Fajri
20/4/2026 21:06
Jembatani Gap Dunia Kerja Melalui Program Pelatihan Vokasi
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PROGRAM pelatihan vokasi yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) mencatatkan keberhasilan. Hanya dalam waktu kurang dari dua pekan setelah kelulusan, belasan putra daerah Kukar yang mengikuti pelatihan di Petrotekno Batam dilaporkan langsung terserap oleh berbagai perusahaan multinasional.

Dari total 13 peserta pelatihan pada angkatan (batch) III, sebanyak 12 orang atau sekitar 93 persen di antaranya telah resmi bekerja. Rinciannya, delapan orang ditempatkan di perusahaan-perusahaan di Batam, sementara empat lainnya bekerja di wilayah Kalimantan dan Maluku Utara. Satu peserta sisanya saat ini masih menjalani proses seleksi di sejumlah perusahaan besar seperti PLTU Batamindo, PT Seatrium, dan PT Blue Ocean.

Salah satu peserta asal Kukar, Surya Zulviardhinata mengungkapkan bahwa pelatihan intensif selama 3,5 bulan tersebut telah mengubah arah kariernya secara drastis melalui peningkatan keahlian teknis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

"Pelatihan ini mengubah jalan hidup dan karier saya. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemda Kutai Kartanegara, stakeholder, serta Petrotekno Batam yang telah memberi saya kesempatan untuk meningkatkan skill," ujar Surya, Senin (20/4/2026).

Surya menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri migas ini merupakan model percontohan pendidikan vokasi yang ideal. Program ini dinilai mampu menjembatani celah (gap) antara kurikulum pendidikan formal dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja, yang pada akhirnya berdampak langsung pada penurunan tingkat pengangguran di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Program ini juga disebut sebagai perwujudan nyata dari visi pemerintah daerah, yakni "Kukar Idaman Terbaik, Kukar Siap Kerja". Pelatihan yang dirancang secara tepat guna dianggap menjadi solusi efektif bagi putra daerah untuk bersaing di level nasional maupun multinasional.

Fokus pada Keahlian Teknis dan Soft Skill

Sebagai mitra pengelola, Petrotekno memastikan kurikulum pelatihan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis (hardskill), tetapi juga pembekalan sisi nonteknis (softskill). Hal ini bertujuan agar para peserta memiliki daya tahan dan profesionalisme yang tinggi saat memasuki lingkungan kerja yang kompetitif.

Kolaborasi antara Pemkab Kukar, SKK Migas, K3S, dan Petrotekno ini diharapkan terus berlanjut guna mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap pakai, sekaligus memperkuat kedaulatan sumber daya manusia di wilayah penghasil energi seperti Kutai Kartanegara. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya