Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menunggu aturan baru yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan berkaitan dengan dua obat kanker kolorektal (usus besar dan anus) yaitu bevasizumab dan setuksimab yang kembali dijamin dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), setelah sempat dihentikan pada 1 Maret 2019.
Kebijakan untuk menghapus kedua obat itu dari terapi target kanker kolorektal dalam program JKN itu termuat dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/707/2018. Namun karena menuai polemik, akhirnya keputusan itu ditinjau ulang.
"Kami menunggu surat keputusan dari Kemenkes. Kalau Keputusan Menteri Kesehatan masih bunyi seperti itu tidak bisa BPJS tidak mematuhi regulasi," ujar Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma'ruf ketika ditemui, di Jakarta, Kamis (15/3).
Dari hasil desakan saat rapat dengar pendapat bersama antara Kementerian Kesehatan, Komisi IX DPR, dan pihak terkait, di Jakarta, pekan lalu akhirnya keputusan itu resmi ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kedua obat tersebut kembali masuk dalam program JKN.
Penundaan itu juga didasari masukan dari Perhimpunan Dokter Sesialis Bedah Digensif Indonesia (Ikabdi) dan Perhimpunan Dokter Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin). Pasalnya, Ikabdi mengaku tidak dilibatkan dalam rencana penghapusan dua obat terapi target kanker usus besar.
"Untuk melaksanakan rekomendasi komisi IX harus ada dasar regulasi yang kuat. Makanya kami menunggu keputusan baru dari Kementerian Kesehatan," ucap Iqbal.
Baca juga: Cinta Laura Ajak Perempuan Waspadai Kanker Serviks
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengatakan akan ada kajian secara ilmiah mengenai efektivitas pemberian dua obat untuk pasien kanker kolorektal itu. Kajian dianggap penting karena obat yang diberikan tidak bisa sembarangan.
Di samping harganya yang relatif mahal, dua obat tersebut merupakan terapi tambahan selain pengobatan standar yang diterima pasien JKN.
Selain obat kanker kolorektal, obat lain yang sempat dicabut ialah insulin bagi pasien diabetes yang berobat menggunakan program JKN. Iqbal mengatakan saat ini, insulin sudah kembali dijamin. Terapi insulin, terang Iqbal, diberikan bagi pasien lama yang sebelumnya sudah mendapatkan insulin dan dengan pemeriksaan HbA1c kurang dari 9%.
HbA1c atau Hemoglobin A1c (HbA1c) digunakan untuk memantau glukosa darah pada pasien diabetes. HbA1c merupakan indikator jangka panjang kontrol glukosa darah. (OL-3)
KONSUMSI alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang diketahui meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
KANKER merupakan penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia.
Kepastian diagnosis adalah kunci keberhasilan terapi kanker. Mayapada Hospital hadirkan PET-CT dan SPECT-CT untuk hasil diagnosis yang akurat dan presisi.
Lonjakan kanker HPV pada pria mencapai 46% menurut CDC 2026. Kanker tenggorokan jadi ancaman utama, vaksin terbukti turunkan risiko hingga 50%.
Konser amal Greatest Love of All sukses digelar di TIM, mengumpulkan dana Rp60 juta untuk perluasan Rumah Singgah Lions bagi anak pejuang kanker.
Tiga bahan alami yang mudah ditemukan di Indonesia, yakni kunyit, daun sirsak, dan bekatul beras hitam, berhasil dikombinasikan oleh peneliti BRIN menjadi formula kandidat antikanker.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved