Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI perfilman tanah air kembali melahirkan inovasi baru dalam mempromosikan karya. Produser film Esok Tanpa Ibu, Aoura Lovenson Chandra, mengumumkan rencana peluncuran materi promosi unik bertajuk i-BU, sebuah teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dijadwalkan meluncur pada 22 Desember 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Ibu Nasional.
Teknologi i-BU (dibaca: ai-bu) merupakan hasil kolaborasi antara tim produksi film dengan Meta. Inovasi ini dirancang agar penonton dapat merasakan atmosfer fiksi ilmiah (sci-fi) yang diusung film tersebut secara langsung melalui interaksi digital.
"Kolaborasi antara film Esok Tanpa Ibu dan Meta akan membuat kita semua bisa berinteraksi langsung dengan i-BU," ujar Chandra, dikutip Rabu (17/12)
Melalui i-BU, publik diberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman interaksi yang personal. Teknologi yang disinyalir berbentuk chatbot ini memungkinkan pengguna untuk berbagi pengalaman, mencurahkan isi hati (unek-unek), bertanya, hingga mengobati rasa rindu terhadap sosok ibu.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen tim produksi untuk menghadirkan pengalaman cerita yang tidak hanya terpaku pada layar lebar.
Dengan menyentuh sisi emosional yang relevan dengan Hari Ibu, inovasi ini diharapkan mampu memperdalam koneksi antara penonton dan tema besar film tersebut.
Meskipun detail visual dan teknis mendalam dari i-BU belum diungkap secara rinci, masyarakat yang tertarik mencoba pengalaman ini dapat memantau akun Instagram resmi film tersebut.
"Tinggal ke IG kami di @filmesoktanpaibu, nanti dari situ kalian bisa langsung tahu, ada caranya lah bagaimana kalian bisa berinteraksi langsung dengan i-BU. Nah tapi ini baru akan kami launch nanti nih tanggal 22 Desember 2025 dalam rangka Hari Ibu," jelas Chandra.
Film Esok Tanpa Ibu atau yang secara internasional bertajuk Mothernet merupakan hasil kolaborasi produksi antara BASE Entertainment, Beacon Film, dan Refinery Media. Proyek ini juga mendapatkan dukungan dari Singapore Film Commission (SFC) serta Infocomm Media Development Authority (IMDA).
Setelah sebelumnya sukses menggelar penayangan perdana di ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-20, film ini diharapkan tidak hanya menghibur lewat elemen fiksi ilmiahnya, tetapi juga menjadi refleksi bagi penonton untuk lebih menghargai waktu bersama keluarga di kehidupan nyata. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
PERUSAHAAN teknologi Meta menyesuaikan persyaratan usia pengguna untuk layanan Facebook, Instagram, dan Threads di Indonesia dikutip dari laman resmi Meta, Jumat (10/4).
Meta menunjukkan komitmennya untuk mematuhi regulasi Indonesia, membatasi akses anak di platform sosial besar mulai April 2026.
Kemkomdigi memberi tenggat tiga hari kepada Meta dan Google untuk melengkapi dokumen usai pemeriksaan dugaan pelanggaran PP Tunas dan aturan turunannya.
Kemkomdigi layangkan panggilan kedua untuk Meta dan Google terkait perlindungan anak (PP Tunas). Sanksi pemutusan akses mengancam jika raksasa teknologi ini mangkir.
Pemerintah panggil Meta dan Google karena melanggar aturan perlindungan anak. Sanksi administratif hingga pemblokiran akses siap diberlakukan.
Dengan dukungan teknologi, proses perancangan dan pembangunan dapat dilakukan lebih efektif, efisien, serta tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved