Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATU Pop Indonesia Rossa siap menggelar konser bertajuk Here I Am di Indonesia Arena, Jakarta pada 23 Mei 2025. Tajuk Here I Am adalah refleksi dari perjalanan karier Rossa serta legasi yang sudah ia capai hingga saat ini. Konser ini sekaligus menjadi konser Rossa ke-37 dalam kurun 17 tahun terakhir sejak 2008, pertama kali ia menggelar konser.
Dalam konser Here I Am, Rossa mengajak beberapa kolaborator. Di antaranya adalah Bernadya, Yura Yunita, JKT48, dan Dipha Barus. Dalam konser ini, Rossa juga akan memberikan pendekatan yang berbeda lewat pendaurulangan botol plastik yang bekerja sama dengan Get Plastic Foundation.
“Tentu tidak melulu tentang musik. Musik memang bisa mengajak orang untuk bisa berinteraksi, berkaitan dengan mood juga. Sesuai judul konsernya, Here I Am, aku tidak mau ini hanya untuk bermanfaat dengan diri sendiri. Tapi juga bisa harus bermanfaat untuk orang lain, termasuk untuk Bumi yang kita pijak. Aku tergugah untuk mengurangi polusi atau sampah. Di konser ini, nantinya akan ada pengolahan plastik menjadi solar. Solarnya nanti akan dipakai untuk tenaga genset saat konser,” kata Rossa saat konferensi pers di Atrium Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Rabu, (5/3).
Rossa mengatakan, ia melakukan pendekatan lingkungan tersebut di konser terbarunya salah satunya juga terinspirasi dari Coldplay. Selain mengolah plastik menjadi solar, ia juga menyediakan pernak-pernik (merchandise) konser yang diolah dari plastik. Dalam menyediakan merchandise yang diolah dari plastik itu, Rossa bekerja sama dengan Plastic Pay.
“Meski penggunaan plastik tidak terhindarkan, tapi ini adalah bagaimana cara kami bisa mengolah kembali plastik,” lanjut Rossa.
Tajuk Here I Am disebut Rossa sebagai cara untuk merayakan dirinya sendiri dan menghargai perjalanan yang telah ia lalui sejauh ini. Meski ada kegagalan dan keberhasilan, satu hal yang pasti adalah untuk terus berjalan dan tak pernah berhenti.
“Dan Here I Am, inilah aku, aku yang sekarang penuh kekurangan tapi juga punya kelebihan dan aku akan maju lagi,” lanjut Rossa.
Konser Here I Am Rossa diproyeksikan akan menargetkan 12 ribu penonton. Saat ini, tiket telah terjual sekitar 70%. Selain di Jakarta, konser Here I Am juga akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada 14 Juni dan Singapura pada 8 November. (M-3)
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa menjadi pengisi suara pameran imersif Pipilaka Calling yang digelar di Gedung Sarinah, Jakarta, 15 Desember 2025 - 8 Maret 2026.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Rossa mengatakan ingin menghidupkan lagu-lagu klasik dengan warna musik yang segar, modern, dan berjiwa muda yang pernah dipopulerkan oleh Chrisye & Sheila Majid.
Rossa juga mengungkapkan bahwa lagu Tegar sebagai perjuangannya selama tiga tahun dan menyatakan rasa syukur lagu itu masih relevan sampai saat ini.
Queen of Pop Indonesia, Rossa, menorehkan prestasi di Malaysia dalam konser bertajuk Here I Am,
Pemerintah resmi membebaskan bea masuk bahan baku plastik selama enam bulan untuk menekan dampak kenaikan harga global dan menjaga stabilitas industri, terutama sektor kemasan.
Dukungan pendanaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berperan penting dalam menjaga keberlangsungan pasokan bahan baku produsen makanan.
Pemahaman masyarakat terkait jenis dan fungsi plastik dinilai masih terbatas, padahal penggunaan yang tidak tepat dapat berdampak pada keamanan serta kualitas produk.
Budi Santoso menyebut pemerintah tengah mengupayakan impor bahan baku plastik dari negara alternatif. Hal itu untuk mengatasi terganggunya pasokan dari Timur Tengah
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usulkan penggunaan daun pisang sebagai alternatif plastik, merespons kenaikan harga plastik yang berdampak pada masyarakat.
Di Pasar Kite Sungailiat Bangka harga cabai rawit saat ini dijual Rp75 ribu per kg untuk lokal, sedangkan cabai rawit luar Rp75 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved