Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS dan sutradara asal Prancis, Mati Diop, memenangkan penghargaan film dokumenter terbaik dengan film bertajuk Dahomey dalam Festival Film Internasional Berlin atau Golden Bear ke-74 yang diadakan di Berlinale Palast pada Sabtu (24/2) waktu setempat. Film berdurasi satu jam tersebut merupakan jenis dokumenter tentang sejarah pengembalian besar pertama harta rampasan dari Eropa ke Afrika. Film tersebut mengalahkan beberapa sutradara veteran.
"Mengganti ganti rugi berarti melakukan keadilan. Kita bisa menyingkirkan masa lalu sebagai beban tidak menyenangkan yang hanya menghambat evolusi kita, atau kita bisa mengambil tanggung jawab dan menggunakannya sebagai dasar untuk bergerak maju. Kita harus memilih," kata Diop mengenai filmnya setelah menerima penghargaan.
Film berdurasi satu jam karya sutradara Senegal-Prancis berusia 41 tahun, Dahomey, tersebut menceritakan sejarah mengenai penimbunan 26 harta karun atau artefak pada 2021 dari Paris ke Benin, tempat artefak tersebut dijarah oleh pasukan Prancis hampir satu setengah abad sebelumnya. "Saya benar-benar ingin penonton merasakan bobot dan ketegangan historis momen yang saya sendiri rasakan saat menyaksikan perubahan sejarah secara langsung. Perasaan itu harus terlihat jelas dan nyata dalam setiap pengambilan gambar. Oleh karena itu, pertanyaan tentang sudut pandang merupakan hal yang sentral dan permanen," Jelas Diop.
Baca juga : Luna Maya Sutradarai CKCKCK First Series, Debut di Film Pendek
Saat naik ke panggung untuk menerima penghargaannya, Diop juga membuat pernyataan bernuansa kemanusiaan secara langsung dan mengungkapkan solidaritasnya terhadap Palestina. Dia tak gentar berseru, "Saya mendukung Palestina!"
Diketahui, Dahomey ialah film mengenai Afrika kedua yang memenangkan hadiah utama di Berlin. Ini setelah drama opera Afrika Selatan karya Mark Dornford-May, Breathe Umphefumlo (U-Carmen eKhayelitsha) pada 2015.
Dahomey juga merupakan film dokumenter kedua berturut-turut yang mampu memenangkan Golden Bear di Berlin, setelah On the Adamant dari pembuat film Prancis Nicolas Philibert tahun lalu. Dahomey lebih lanjut berkisah tentang kembalinya harta Kerajaan Dahomey ke Afrika yang disimpan di museum Paris.
Film tersebut ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Berlin pada pertengahan Februari 2024. Pada masanya, Dahomey merupakan kerajaan yang paling kaya raya di kawasan eropa berkat perdagangan manusia.
Posisinya yang strategis di Teluk Guinea juga membuat Kerajaan Dahomey menjadi salah satu pelabuhan transit penting perdagangan budak tujuan Eropa. Para budak dipaksa bekerja di perkebunan-perkebunan kopi dan tebu milik orang Eropa. (Z-2)
Dalam acara tersebut, Song Hye Kyo tampil dengan gaun minimalis namun mewah yang memberikan panggung utama bagi perhiasan yang dikenakannya.
Situasi itu menempatkan Indonesia di jalur yang tepat meski belum sepenuhnya aman. Laga melawan Prancis, Selasa (28/4), menjadi kunci penentu status juara grup.
Peneliti ungkap "reset" prasejarah di Paris. DNA kuno menunjukkan pergantian populasi total akibat penyakit pes dan krisis sosial pada zaman megalitikum.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Meskipun menyandang status warisan budaya UNESCO, konsumsi baguette di Prancis terus merosot. Dari persaingan roti Amerika hingga tren 'neobaker'.
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyebut kritik pedas Donald Trump terhadap Paus Leo XIV tidak dapat diterima dan mencederai misi perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved