Tim Thomas Wajib Tekuk Prancis di Laga Penentuan, Tim Uber Bentrok dengan Taiwan

Dhika Kusuma Winata
27/4/2026 19:00
Tim Thomas Wajib Tekuk Prancis di Laga Penentuan, Tim Uber Bentrok dengan Taiwan
Putri Kusuma Wardani(dok.PBSI)

TIM bulu tangkis Indonesia memasuki fase akhir penyisihan di Piala Thomas & Uber 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark. Nasib posisi puncak grup kini ditentukan pada laga terakhir babak grup.

Di Piala Thomas, Indonesia yang tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair sementara ini duduk di posisi pimpinan klasemen. Dua laga awal dilalui dengan hasil meyakinkan menang telak 5-0 atas Aljazair dan menundukkan Thailand 3-2 dalam duel ketat.

Situasi itu menempatkan Indonesia di jalur yang tepat meski belum sepenuhnya aman. Laga melawan Prancis, Selasa (28/4), menjadi kunci penentu status juara grup.

Kemenangan atas Prancis otomatis mengunci posisi juara Grup D. Jika Indonesia kalah tipis 2-3 dan Thailand menang 5-0 atas Aljazair, tim Merah Putih masih lolos sebagai runner up.

Skenario terburuk juga potensial mengintai. Kekalahan dengan skor 1-4 atau bahkan 0-5 bisa menggagalkan langkah Indonesia ke perempat final. Risiko itu muncul setelah hasil mengejutkan ketika Thailand mampu menumbangkan Prancis 4-1.

Hasil tersebut membuat perhitungan selisih kemenangan di Grup D menjadi sangat ketat. Artinya, setiap partai dalam laga terakhir akan berdampak langsung pada klasemen akhir. Lantaran kondisi tersebut, duel Indonesia kontra Prancis praktis menjadi laga hidup-mati.

Sementara itu, tim Uber Indonesia yang berada di Grup C bersama Australia, Kanada, dan Taiwan saat ini duduk di posisi kedua. Mereka mencatat kemenangan 5-0 atas Australia dan menang 3-2 atas Kanada.

Catatan itu identik dengan Taiwan yang juga tampil dominan. Alhasil, pertemuan kedua tim akan menjadi penentu juara Grup C. Jika mampu mengalahkan Taiwan, tim Uber Indonesia akan keluar sebagai juara grup dan menghadapi runner up dari grup lain di perempat final. Sebaliknya, posisi runner up berpotensi mempertemukan Indonesia dengan lawan yang lebih berat di fase berikutnya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan pentingnya kesiapan total para pemain. Aspek mental menjadi kunci menghadapi tekanan laga penentuan.

“Saya berpesan kepada setiap pelatih untuk memastikan para atlet yang diturunkan pada setiap fase adalah yang paling siap kondisinya, baik dari segi fisik maupun mental bertanding. Sejauh ini, saya melihat anak-anak sudah memperlihatkan permainan dan perjuangan terbaik mereka, terlepas dari hasilnya ada yang menang, ada yang kalah,” kata Eng Hian.

“Saya berharap anak-anak bisa terus bermain dengan tenang, percaya diri, dan tidak terbebani oleh tekanan apapun," tambahnya.

Setelah fase grup berakhir, undian perempat final Piala Uber akan digelar pada 29 April, disusul Piala Thomas sehari kemudian. Sistem undian mempertemukan juara grup dengan runner up dari grup lain dengan catatan tidak ada tim yang berasal dari grup yang sama saling berhadapan di babak delapan besar. (Dhk/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya