Banyak Jemaah Haji 2026 Asal Pidie Lansia, Petugas Diharap Berempati

Amiruddin Abdullah Reubee
24/4/2026 16:44
Banyak Jemaah Haji 2026 Asal Pidie Lansia, Petugas Diharap Berempati
Jemaah haji asal Pidie, Aceh(Amirudin Abdulla Rubee/MI)

SEBAGIAN besar jemaah haji 2026 asal Kabupaten Pidie Provinsi Aceh masuk kategori lansia. Petugas diingatkan untuk berempati.

Sebanyak 126 calon jemaah haji merupakan lulusan SD. Sebagian besar ialah kaum perempuan lanjut usia, berprofesi ibu rumah tangga. Lalu tamatan SD lainnya merupakan para lelaki lansia yang berprofesi sebagai petani. 

Mereka umumnya jarang bepergian jauh seperti luar daerah atau ke luar negeri. Kemudian tidak bisa berbahasa asing dan sulit baca tulis. 

Data dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pidie, dari jumlah 575 JCH yang terbang kali ini, sebanyak 126 di antaranya berpendidikan SD atau MIN/sederajat.

Sementara itu, 73 jemaah haji 2026 tercatat dengan pendidikan tingkat SMP dan berikutnya 150 orang lulusan SMA , 4 orang pendidikan Diploma Dua (D-2), 3 orang lulusan D3, 4 orang D-1, serta 191 orang S-1, serta 22 orang tamat S-2. Berikutnya hanya 1 orang lulusan S3 atau Doktor. 

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pidie, H Ihsan, mengharapkan kepada petugas haji, ketua Kelompok Terbang (Kloter), Ketua Rombongan (Karom), Ketua Regu (Karu) diharapkan lebih berpatisipasi dan penuh kesabaran menghadapi Jemaah Calon Haji (JCH). 

Dikatakannya, masih banyak jemaah haji 2026 yang tidak mahir membaca dan lanjut usia. Petugas diharapkan dapat melayani dengan bijak, penuh kesabaran.

"Selalu mengingatkan petugas serta mengharapkan kepada yang lebih muda untuk ramah lansia. Kemudian, saling peduli kepada mereka yang sudah uzur atau orang-orang membutuhkan bantuan," tutur Haji Ihsan yang akrab dipanggil Teungku Ihsan. 

"Kami harapkan kepada seluruh petugas, supaya melayani jemaah lebih ramah, penuh kesabaran, sopan, santun serta berempati. Hindari bertutur kasar, termasuk berbicara dengan intonasi nada tinggi," ucap dia. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya