07/2/2023 14:28

Korban Gempa Turki Melawan Cuaca Ekstrem

Korban gempa Turki harus berjuang mengatasi suhu musim dingin dan kondisi badai salju. Korban selamat tanpa perlindungan pun berada dalam bahaya.

Cuaca buruk mempersulit upaya penyelamatan korban gempa 7,8 skala Richter yang mengguncang Turki dan Suriah. Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (AS) mencatat kedalam gempa yang terjadi 04:17 Senin pagi waktu sempat sekitar 17,9 kilometer. Gempa menghancurkan bangunan di seluruh kawasan dan terasa hingga Siprus dan Lebanon. Hingga Selasa (7/2/2023) pagi, gempa itu diperkirakan menewaskan lebih dari 3.800 orang.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memperkirakan jumlah korban gempa Turki bisa naik 8 kali lipat dari penghitungan sementara. "Ada potensi terus terjadi keruntuhan lebih lanjut sehingga kami sering melihat urutan peningkatan delapan kali lipat pada jumlah awal," kata petugas darurat senior WHO untuk Eropa, Catherine Smallwood. AFP/rdi

Baca Juga