Wamentan Sebut Presiden Prabowo Telah Terapkan Sikap Anti Impor sejak Jabat Ketua Umum HKTI

Naufal Zuhdi
27/4/2026 21:00
Wamentan Sebut Presiden Prabowo Telah Terapkan Sikap Anti Impor sejak Jabat Ketua Umum HKTI
Ilustrasi(MI/Naufal Zuhdi)

WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerapkan sikap anti-impor sejak menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) pada 2004 lalu.

“Tadi saya bahas dan bicara sedikit dengan Prof. Rahcmat Pambudy, Menteri Bappenas, bahwa cita-cita tidak impor beras, sikap anti-impor beras itu memang sudah ditunjukkan (Presiden Prabowo) saat Ketua Umum HKTI, sejak beliau menjadi Ketua Umum HKTI tahun 2004, sudah bersikap anti dan tidak boleh impor beras lagi,” papar Sudaryono dalam acara Sarasehan ke-53 HKTI di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (27/4).

Sudaryono menyatakan bahwa Presiden Prabowo merupakan seorang pemimpin yang konsisten dan selalu mencanangkan program-program yang dibuatnya dari jauh hari.

“Kalau sekarang ini Pak Presiden ini punya program ini dan itu, itu tidak ujug-ujug bangun tidur kemudian keluar program. Sudah dicanangkan dan dipikirkan jauh-jauh hari sebelum kita, dan sebelum beliau menjabat sebagai Presiden. Kenapa saya tahu? Karena saya dulu adalah asisten pribadinya Pak Presiden,” tuturnya.

Dirinya pun menambahkan, saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang sekarang ini menjabat juga sebagai Ketua Dewan Pembina HKTI Indonesia telah mengumumkan swasembada pangan pada 2025.

“Yang dulu impor beras, sekarang tidak impor beras lagi. Yang dulu impor jagung untuk pakan, sekarang tidak impor jagung untuk pakan lagi. Yang dulu impor gula konsumsi, sekarang sudah tidak impor gula konsumsi lagi. Yang dulu impor, kita kurangi-kurangi impornya. Termasuk desakan dari Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), kita sebisa mungkin kurangi-kurangi impor gula, sehingga kita bisa dorong produksi gula kita, nasional kita, betul-betul bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri kita, dan mensejahterakan petani kita,” terangnya. (E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya