Pertamina Siap Impor Minyak dari Rusia, Tunggu Lampu Hijau dari Pemerintah

Insi Nantika Jelita
14/4/2026 17:09
Pertamina Siap Impor Minyak dari Rusia, Tunggu Lampu Hijau dari Pemerintah
Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron.(Dok. Metro Tv)

PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan untuk mengeksekusi kerja sama impor minyak dari Rusia, dengan tetap menunggu lampu hijau atau keputusan resmi dari pemerintah. 

Langkah ini mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/04/2026). Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Rusia di tengah dinamika geopolitik global yang kian berkembang.

Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menjelaskan, rencana impor minyak dari Rusia saat ini masih berada pada tahap penjajakan di level pemerintah. 

"Sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang mengelola energi nasional, Pertamina akan menindaklanjuti sesuai arahan dan regulasi yang ditetapkan," kata Baron kepada Media Indonesia, Selasa (14/4).

Lebih lanjut, ia menegaskan pada prinsipnya Pertamina terbuka terhadap berbagai peluang kerja sama guna memastikan ketahanan dan keberlanjutan pasokan energi nasional. Namun demikian, setiap langkah tetap akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap regulasi, serta pertimbangan aspek komersial dan operasional.

Terkait kemungkinan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembelian minyak dari Rusia, Pertamina menyatakan masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Hingga saat ini, perusahaan terus memantau dinamika yang ada sebelum mengambil langkah lanjutan.

"Kami masih terus monitor perkembangannya," pungkas Baron.  (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya