ABC President Indonesia Integrasikan PLTS Atap, Dorong Produksi Ramah Lingkungan

Naufal Zuhdi
08/4/2026 21:35
ABC President Indonesia Integrasikan PLTS Atap, Dorong Produksi Ramah Lingkungan
PT ABC President Indonesia memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dengan mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 1,3 MW di fasilitas produksinya di Karawang, Jawa Barat.(PT ABC President Indonesia)

PT ABC President Indonesia memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dengan mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 1,3 MW di fasilitas produksinya di Karawang, Jawa Barat.

Proyek energi bersih tersebut dikembangkan bersama SUN Energy sebagai bagian dari upaya menghadirkan sumber energi terbarukan yang dapat langsung dimanfaatkan dalam operasional pabrik.

Langkah ini dilakukan seiring ekspansi pasar global perusahaan yang kini menjangkau berbagai kawasan, mulai dari Asia, Eropa, hingga Amerika Utara. ABCPI menilai, penguatan praktik produksi ramah lingkungan menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya tuntutan keberlanjutan dalam rantai pasok global.

Implementasi PLTS atap tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 1,94 juta kWh energi bersih per tahun. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan energi surya ini berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 1.515 ton per tahun, setara dengan penanaman lebih dari 25 ribu pohon.

Chief Operating Officer ABCPI, Dwi Hatmadji, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

"Bagi kami, menjaga mutu produk harus berjalan beriringan dengan penguatan praktik produksi yang semakin bertanggung jawab terhadap lingkungan. Integrasi energi surya di fasilitas ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami dalam memperkuat operasional yang efisien, bertanggung jawab, dan selaras dengan arah transisi energi global," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Rabu (8/4).

Sebagai industri dengan kebutuhan energi tinggi, pemanfaatan PLTS atap dinilai menjadi solusi konkret untuk mendorong dekarbonisasi operasional. Selain mengurangi ketergantungan pada energi fosil, langkah ini juga meningkatkan efisiensi energi di fasilitas produksi.

Dari sisi mitra pengembang, SUN Energy menilai adopsi PLTS atap di sektor industri menjadi salah satu cara efektif mempercepat transisi energi di Indonesia. Jefferson Kuesar, CEO SUN Energy, mengapresiasi langkah ABCPI yang menghadirkan energi bersih langsung di lini produksi.

Ia berharap semakin banyak pelaku industri mengikuti langkah serupa dan secara aktif mengomunikasikan inisiatif keberlanjutan kepada publik.

Kolaborasi antara sektor industri dan pengembang energi terbarukan ini dinilai menjadi kunci dalam mendorong percepatan transisi energi nasional, khususnya melalui implementasi langsung di area operasional perusahaan. (Fal/E-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya