Rupiah Hari Ini Menguat imbas Gencatan Senjata Iran-Amerika Serikat

Andhika Prasetyo
08/4/2026 10:44
Rupiah Hari Ini Menguat imbas Gencatan Senjata Iran-Amerika Serikat
ilustrasi(Antara)

Nilai tukar Rupiah Indonesia menguat signifikan pada perdagangan Rabu pagi, seiring meredanya tekanan eksternal akibat perkembangan geopolitik global. Rupiah terapresiasi 120 poin atau 0,70% ke level Rp16.985 per dolar AS, dari posisi sebelumnya di Rp17.105 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyatakan penguatan ini didorong oleh membaiknya sentimen global setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran.

"Jeda konflik selama dua pekan mendorong penurunan harga minyak dunia serta melemahnya indeks dolar AS, yang pada akhirnya memberi ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang," tuturnya.

Kesepakatan tersebut diumumkan oleh Donald Trump, yang menyebutkan gencatan senjata akan berlangsung selama dua minggu dan diharapkan diikuti pembukaan kembali Selat Hormuz. Rencana pembicaraan lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, sebagai bagian dari upaya meredakan konflik lebih lanjut.

Meski demikian, pihak Iran menegaskan bahwa gencatan senjata tidak serta-merta mengakhiri konflik, dan tetap membuka kemungkinan respons jika terjadi pelanggaran selama proses negosiasi.

Di sisi domestik, pelaku pasar masih mencermati sejumlah faktor risiko, termasuk tekanan terhadap fiskal pemerintah serta potensi pelebaran defisit anggaran. Rully menyoroti beban subsidi energi dan tren penurunan rasio pajak sebagai faktor yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi ke depan.

“Jika melihat defisit anggaran triwulan I yang sudah mendekati 1 persen, ada kekhawatiran defisit bisa menembus 3 persen tahun ini,” ujarnya.

Selain itu, pasar juga menunggu rilis data cadangan devisa dari Bank Indonesia yang diperkirakan akan menjadi indikator penting bagi arah pergerakan rupiah selanjutnya.  Dengan kombinasi sentimen global yang mulai mereda dan tekanan domestik yang masih membayangi, pergerakan rupiah diperkirakan tetap berada dalam kisaran terbatas dalam jangka pendek. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya