Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) memastikan kinerja industri perbankan nasional, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), tetap berada dalam kondisi solid dengan pertumbuhan positif. Penegasan ini merespons langkah lembaga pemeringkat internasional, Moody’s dan Fitch, yang merevisi outlook sejumlah bank besar Indonesia menjadi negatif.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa revisi tersebut bukan disebabkan oleh faktor fundamental kinerja bank. Perubahan outlook lebih dipicu oleh pergeseran peringkat kredit sovereign (negara) Indonesia dari stabil ke negatif, serta pengaruh dinamika makroekonomi global.
Berdasarkan data Januari 2026, industri perbankan nasional menunjukkan angka pertumbuhan yang sehat:
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Rasio kecukupan modal (CAR) Himbara tercatat sebesar 20,32%, sedangkan KBMI 4 mencapai 22,33%.
Dari sisi likuiditas, kondisi perbankan berada pada level sangat terjaga dengan rasio LCR mencapai 197,92%, jauh di atas ambang batas (threshold)
Kualitas aset juga tetap prudent dengan rasio kredit bermasalah (NPL *Gross*) yang terkendali di kisaran 1% hingga 3%[cite: 15, 16].
OJK memandang revisi outlook ini bersifat sementara (reversible) dan berpotensi kembali ke posisi stabil seiring membaiknya prospek ekonomi
Saat ini, peringkat kredit bank KBMI 4 dan Himbara tetap bertahan pada level investment grade.
“OJK bersama-sama dengan pemangku kepentingan lainnya, terutama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), akan terus mengawal serta menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi kebijakan dan penguatan pengawasan, agar ketahanan sektor perbankan senantiasa tetap terjaga dalam menghadapi dinamika dan pertumbuhan perekonomian,” kata Dia.
OJK berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan berkelanjutan guna memastikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik tetap dijalankan oleh industri perbankan. (RO/Z-1)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved