Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa realisasi pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga Selasa (10/3) baru mencapai Rp11 triliun. Angka ini masih sekitar 20% dari total pagu anggaran yang disiapkan pemerintah sebesar Rp55 triliun.
Purbaya menegaskan, tersendatnya aliran dana ke kantong para abdi negara bukan disebabkan oleh masalah ketersediaan kas negara. Ia justru mengindikasikan bahwa bola panas saat ini ada di tangan instansi atau satuan kerja (satker) yang belum mengajukan proses pencairan.
"Sudah (disiapkan). Ada yang belum mengajukan mungkin. Tapi kalau semuanya sudah lengkap, harusnya sudah tidak ada kendala. Kecuali bagian ASN itu belum minta ke kita, kan mesti diminta," ujar Purbaya dilansir dari Antara, Selasa (10/3).
Ia menjamin ketersediaan likuiditas untuk memenuhi hak ASN, TNI, Polri, hingga pensiunan tepat waktu. "Bukan uangnya tidak ada ya. Kadang-kadang kantornya (instansi) yang belum minta ke kita," tegas Menkeu.
Sebagai informasi, alokasi THR 2026 mengalami kenaikan signifikan sebesar 10% dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp49 triliun. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya merinci sebaran anggaran Rp55 triliun tersebut sebagai berikut:
| Penerima THR | Jumlah Personel | Alokasi Anggaran |
|---|---|---|
| ASN Pusat & TNI/Polri | 2,4 Juta | Rp22,2 Triliun |
| ASN Daerah | 4,3 Juta | Rp20,2 Triliun |
| Pensiunan | 3,8 Juta | Rp12,7 Triliun |
Berbeda dengan skema tahun-tahun pandemi, komponen THR 2026 dibayarkan penuh 100%, mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, hingga tunjangan kinerja (tukin) sesuai ketentuan yang berlaku.
Pencairan dilakukan secara bertahap sejak 26 Februari 2026 dan ditargetkan tuntas paling lambat H-7 sebelum Lebaran. Pemerintah juga menegaskan bahwa THR berbeda dengan Gaji ke-13 yang dijadwalkan cair pada Juni mendatang. (Z-10)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memandang masa depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan optimisme tinggi.
MENTERI Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah masih membahas terkait pengenaan bea keluar batu bara.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan pemerintah jalankan 'survival mode' untuk jaga ekonomi, fokus pada efisiensi fiskal dan pemberantasan kebocoran negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan insentif motor listrik Rp5 juta per unit mulai tahun ini untuk percepat transisi energi bersih.
Menkeu Purbaya tegaskan ekonomi Indonesia masuk “survival mode”. Tak ada ruang kesalahan, pajak dan program akan diawasi ketat demi cegah krisis.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) diperkirakan akan rampung dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi mengalokasikan anggaran senilai Rp176 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ASN dan PPPK menjelang Lebaran 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR)
Kapan THR ASN 2026 cair? Simak jadwal resmi dari Kemenkeu, bocoran tanggal pencairan awal Ramadan, hingga rincian komponen THR PNS & PPPK tahun 2026.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri pada 2026 akan segera dicairkan dalam waktu dekat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved