Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) serta jajaran Self-Regulatory Organization (SRO) telah menyiapkan dan menyampaikan proposal penyesuaian kepada Morgan Stanley Capital International (MSCI). Langkah ini dilakukan untuk memenuhi permintaan MSCI terkait peningkatan transparansi data free float saham di pasar modal Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan usulan yang menegaskan kesiapan untuk mempublikasikan data kepemilikan saham pada kategori corporate and others di bawah ambang 5%.
“Saat ini MSCI masih mempelajari apakah proposal tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan mereka, khususnya terkait pengecualian investor dalam kategori corporate and others dari perhitungan free float,” ujar Mahendra dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Kamis.
Ia menambahkan bahwa OJK dan BEI kini menunggu tanggapan resmi dari MSCI. Selanjutnya, otoritas pasar modal akan menyesuaikan kebijakan sesuai respons yang diberikan atas proposal tersebut.
Penyesuaian ini ditargetkan rampung sebelum tenggat waktu yang ditetapkan MSCI pada Mei 2026.
“Kami akan memastikan bahwa jika masih diperlukan penyesuaian lanjutan, maka akan dilaksanakan hingga mencapai hasil final yang dapat diterima MSCI,” kata Mahendra.
Mahendra menilai pengumuman MSCI justru menjadi masukan konstruktif bagi perkembangan pasar modal Indonesia. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa MSCI masih memiliki ketertarikan agar saham-saham emiten Indonesia tetap tercakup dalam indeks global mereka.
“OJK memandang ini sebagai sinyal positif bahwa pasar modal Indonesia masih dianggap potensial dan layak investasi bagi investor internasional,” ujarnya.
Dalam proposal yang diajukan, terdapat beberapa poin utama. Pertama, OJK dan BEI siap menyediakan data kepemilikan saham di bawah lima persen secara lebih rinci kepada MSCI.
Kedua, OJK dan BEI berkomitmen meningkatkan keterbukaan informasi kepemilikan saham sesuai standar praktik terbaik internasional.
Ketiga, dalam waktu dekat regulator akan menerbitkan aturan terkait batas minimum free float sebesar 15 persen. Emiten yang tidak dapat memenuhi ketentuan tersebut akan dikenakan kebijakan exit policy. (Z-10)
MSCI soroti reformasi pasar modal Indonesia. OJK klaim transparansi dan integritas meningkat, jadi sinyal kuat bagi investor global jelang review indeks 2026.
BEI terus menjalin komunikasi dengan MSCI dan investor global. Meski reformasi diakui, MSCI masih menahan kebijakan terhadap Indonesia hingga review Juni 2026.
OJK, BEI, dan KSEI tuntaskan 4 agenda reformasi pasar modal, termasuk kenaikan free float 15% dan transparansi kepemilikan saham di atas 1%.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan sebanyak 15 perusahaan saat ini berada dalam antrean (pipeline) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering.
Prajogo Pangestu jadi sorotan setelah saham BREN masuk daftar emiten dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi versi BEI, ini dampaknya bagi investor.
IHSG turun 0,99% ke 7.026 pada pekan 30 Maret-2 April 2026. Kapitalisasi pasar BEI menyusut, asing catat net sell Rp33,83 triliun.
IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,41% ke level 7.101,23 pada Rabu (29/4/2026) berkat aksi bargain hunting dan sentimen global.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
MSCI tunda rebalancing indeks Indonesia ke Juni 2026. Simak analisis dampak potensi outflow dana asing dan urgensi reformasi struktural BEI.
IHSG hari ini anjlok ke level 7.129,49 dipicu ketegangan di Selat Hormuz dan penurunan outlook empat bank besar oleh Fitch Ratings
IHSG dibuka melemah tipis ke 7.378 pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak harga minyak global dan pelemahan Rupiah terhadap laju bursa hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved