Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan akan terus berkoordinasi dan berdiskusi dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) menyusul rencana pembekuan sementara proses rebalancing indeks saham Indonesia. Langkah ini ditempuh untuk mencari titik temu terkait isu transparansi dan kelayakan investasi di pasar modal domestik.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan bahwa otoritas pasar modal Indonesia, termasuk Otoritas Jasa Keuangan, BEI, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), akan terus melakukan diskusi dengan MSCI. Menurutnya, BEI telah meningkatkan keterbukaan dengan mempublikasikan data free float emiten melalui situs resmi BEI dan akan memastikan proses dialog serta transparansi data berjalan sesuai proposal yang disampaikan MSCI.
Kautsar menegaskan, apabila langkah-langkah tersebut dinilai belum memadai oleh MSCI, BEI siap melanjutkan pembahasan dan penyempurnaan transparansi data hingga tercapai kesepakatan. Upaya ini, kata dia, merupakan bagian dari komitmen otoritas pasar modal Indonesia untuk memperkuat kepercayaan investor global.
Sebelumnya, pada Selasa (28/01) waktu Amerika Serikat, MSCI mengumumkan rencana pembekuan sementara rebalancing indeks saham Indonesia, termasuk penundaan indeks review Februari 2026. Pembekuan tersebut mencakup sejumlah aspek, antara lain penangguhan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), penundaan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta pembekuan perpindahan antar-segmen ukuran indeks, termasuk dari Small Cap ke Standard.
MSCI menjelaskan, kebijakan ini bertujuan menekan tingkat pergantian indeks (index turnover) dan memitigasi risiko investability, sekaligus memberi waktu bagi otoritas Indonesia untuk meningkatkan transparansi pasar. Isu transparansi tersebut telah menjadi perhatian sejak Oktober 2025, ketika MSCI meminta masukan pelaku pasar terkait rencana pemanfaatan Monthly Holding Composition Report yang diterbitkan KSEI sebagai referensi tambahan dalam perhitungan free float emiten Indonesia.
Hasil konsultasi MSCI dengan investor global menunjukkan masih adanya kekhawatiran atas persoalan fundamental investability di Indonesia, khususnya terkait keterbukaan struktur kepemilikan saham dan potensi perilaku perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga wajar. MSCI menyatakan akan terus memantau perkembangan pasar Indonesia dan berinteraksi dengan otoritas terkait, termasuk OJK dan BEI, serta mengumumkan langkah lanjutan apabila diperlukan.
Seiring kabar tersebut, pergerakan pasar saham domestik menunjukkan tekanan. IHSG hari ini, Rabu 28 Januari 2026, dibuka melemah 597,75 poin atau 6,66% ke posisi 8.382,48. Sementara itu, indeks LQ45 turun 55,95 poin atau 6,39 persen ke level 820,16.
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memandang masa depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan optimisme tinggi.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
MSCI tunda rebalancing indeks Indonesia ke Juni 2026. Simak analisis dampak potensi outflow dana asing dan urgensi reformasi struktural BEI.
MSCI soroti reformasi pasar modal Indonesia. OJK klaim transparansi dan integritas meningkat, jadi sinyal kuat bagi investor global jelang review indeks 2026.
IHSG ditutup melemah 0,46% ke level 7.559 pada 21 April 2026. Sentimen negatif dipicu keputusan MSCI membekukan rebalancing indeks saham Indonesia.
BEI terus menjalin komunikasi dengan MSCI dan investor global. Meski reformasi diakui, MSCI masih menahan kebijakan terhadap Indonesia hingga review Juni 2026.
Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali menahan perubahan bobot saham Indonesia dalam rebalancing indeks periode Mei 2026.
IHSG diproyeksi bergerak datar dengan kenaikan terbatas pekan depan. Investor masih defensif, menanti katalis baru di tengah tekanan global dan isu MSCI domestik RI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved