Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Parta meminta pemerintah menghentikan impor daging babi. Menurutnya, kebijakan impor daging babi merupakan strategi pragmatis yang berpotensi merugikan para peternak lokal.
Desakan penghentian impor daging babi ini disampaikan Parta kepada pemerintah pusat secara langsung. “Selesai Raker (Rapat Kerja) urusan komoditas strategis, saya manfaatkan waktu menyampaikan pesan para peternak babi di seluruh Indonesia. Khususnya Bali, agar Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian mengkaji kembali dan bahkan menghentikan inpor daging babi dari luar negeri,” ujar Parta dalam keterangan tertulis diterima, Minggu (30/11).
Parta menyebut, Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono telah berjanji akan meninjau kebijakan impor dan secara bertahap menguranginya hingga suatu saat tidak ada lagi impor daging babi.
“Beliau (Mendag dan Wakil Menteri Peternakan) menegaskan bakal mengurangi impor tiap tahun, bahkan ke depan jangan sampai ada impor daging babi dari luar negeri,” tegas politisi asal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar ini.
Parta mengungkap data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor daging babi Indonesia pada 2023 mencapai 4.875 ton, meningkat menjadi 7.458 ton pada 2024, dan hingga Juli 2025 sudah mencapai 5.741 ton. Negara asal daging babi impor meliputi Amerika Serikat, Denmark, Jepang, dan Spanyol.
Sementara itu, produksi daging babi lokal per tahun menurut BPS mencapai 135.039 ton pada 2023 dan 130.871 ton pada 2024. Parta menekankan, yang seharusnya dilakukan pemerintah bukan impor, melainkan mendukung peternak lokal melalui penyediaan bibit unggul, pakan lebih murah, standar kandang yang memadai, serta pendampingan secara konsisten.
Selama ini, kata dia, alasan impor adalah kualitas daging babi lokal yang dianggap kalah dibanding impor. Parta menilai alasan ini terlalu klasik dan tidak menyelesaikan masalah peternak lokal.
“Padahal sebenarnya, kualitas daging babi lokal bisa dibuat lebih baik. Begitu juga dengan harga daging babi lokal bisa bersaing, dengan catatan pemerintah menyiapkan bahan baku, pakan terutama jagung sehingga cost produksi menjadi lebih rendah,” ujar Parta.
Parta menegaskan, pemerintah harus hadir untuk melindungi peternak. "Jadi pemerintah harus hadir, pemerintah tidak boleh mengambil langkah pragmatis yang dalam jangka panjang bisa merugikan peternak, lambat laun peternak bisa berhenti berproduksi,” ujarnya. (P-4)
PEMERINTAH Indonesia mengeluarkan aturan pelarangan, penolakan dan/atau pemusnahan terhadap daging babi dari Spanyol untuk mnecegah penyebaran wabah African Swine Fever (ASF).
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Politisi Fraksi PKS ini mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur fisik perkeretaapian di kawasan aglomerasi penting dilakukan.
DPR RI mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
penilaian lembaga internasional JP Morgan yang menempatkan Indonesia pada posisi atas dalam ketahanan energi mencerminkan bahwa fondasi kebijakan yang dibangun pemerintah sudah tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved