Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT transportasi Djoko Setijowarno menyoroti kondisi transportasi umum di Indonesia yang dinilai memprihatinkan. Ia menyebut, sebagian besar kota di Tanah Air belum memiliki sistem transportasi umum modern yang memadai.
“Sebanyak 95% kota-kota di Indonesia tidak memiliki transportasi umum modern. Bahkan banyak kota yang sama sekali sudah tidak memiliki fasilitas transportasi umum,” ujar Djoko saat dikonfirmasi, Jumat (24/10).
Menurut Djoko, di kota-kota yang masih memiliki layanan transportasi umum pun, kondisi sarana yang ada sudah jauh dari layak.
“Andai ada, rata-rata usia kendaraannya sudah di atas 10 sampai 15 tahun dan tidak layak operasi,” katanya.
Djoko menjelaskan, hingga saat ini, transportasi umum modern dengan skema buy the service baru tersedia di 17 kota dan 11 kabupaten, dari total 514 pemerintah daerah di Indonesia yang mencakup 38 provinsi.
“Artinya, masih banyak wilayah yang belum tersentuh layanan transportasi publik yang layak,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Djoko menyoroti rencana pemerintah meluncurkan program mobil nasional.
Menurutnya, kebijakan tersebut seharusnya tidak hanya memproduksi kendaraan bagi para pejabat, tetapi juga memperhatikan kebutuhan mobilitas masyarakat luas.
“Kebutuhan mobilitas itu bukan hanya oleh pejabat, rakyat juga memerlukan. Alangkah baiknya kalau mobil nasional juga mencakup kendaraan untuk rakyat, seperti bus, angkutan pedesaan, dan truk,” tutur Djoko.
Ia menjelaskan, bus diperlukan untuk memperluas jangkauan transportasi umum modern di kota dan kabupaten, sedangkan angkutan pedesaan dapat membantu warga desa ke pasar atau mengangkut hasil pertanian.
“Truk juga penting untuk mengangkut logistik dan pangan,” katanya.
Djoko menambahkan, negara-negara seperti India, China, dan Jepang sudah menargetkan produksi truk dan bus sebagai bagian dari strategi industrinya.
“Sekarang ini, bus dan truk di Indonesia kebanyakan bukan produksi dalam negeri. Padahal, kebutuhan akan kendaraan itu sangat tinggi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program mobil nasional seharusnya membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“APBN itu berasal dari rakyat, jadi jangan hanya untuk pejabat. Rakyat juga harus ikut menikmati hasil program mobil nasional,” tegasnya. (Z-1)
Tanggung jawab atas kecelakaan transportasi bersifat kompleks dan melibatkan berbagai aspek antara lain faktor operasional, teknis, sistem keselamatan, hingga pengawasan internal.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Tren mobilitas korporasi kini tidak lagi semata berfokus pada efisiensi dan keandalan, tetapi juga semakin menekankan aspek keberlanjutan.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan reaktivasi 14.000 km jaringan kereta api hingga 2045 dengan kebutuhan anggaran Rp1.200 triliun, fokus di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
KEMENTERIAN Perhubungan terus mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi nasional, khususnya di kawasan perkotaan.
kebijakan pajak kendaraan listrik melalui diferensiasi tarif adil dan insentif akan memajukan transportasi umum.
MASYARAKAT yang ingin menyaksikan acara Eid Mubarak Jakarta (Rhythm of the Fountain) saat malam takbiran Idul Fitri 2026 atau H-1 lebaran 2026 dapat menggunakan transportasi umum
Ia menekankan kesiapan armada menjadi kunci agar layanan berjalan efektif sejak awal operasional.
Rencana pembukaan rute baru Transjabodetabek, termasuk koridor Blok M-Bandara Soekarno-Hatta, tidak akan berdampak pada pengurangan maupun penutupan trayek eksisting.
Terintegrasi itu tidak hanya antar "backbone" atau tulang punggung transportasi saja seperti kereta api, MRT, BRT dan Transjakarta.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pertumbuhan penumpang kereta api di beberapa wilayah pada periode Januari-Oktober 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved