Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah daerah didorong untuk menekan tingkat kemiskinan di wilayah masing-masing. Hal itu dapat dilakukan dengan melakukan pemberdayaan hingga memajukan berbagai unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Pemerintah (daerah) juga harus punya program untuk mengurangi kemiskinan. Nah itu harus kerja daripada bupati-bupatinya, wali kota-bupati," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada pewarta di kantornya, Jakarta, Rabu malam (24/7).
Pemda juga diharapkan tak hanya berpangku tangan pada investasi besar yang masuk di daerahnya. Sebab kehadiran investasi besar seperti pembangunan pabrik pemurnian (smelter) nyatanya belum bisa menjawab persoalan kemiskinan secara menyeluruh.
Baca juga : Airlangga Akui Investasi di Indonesia belum Inklusif
Hal itu sedianya berkaitan dengan maraknya investasi yang masuk melalui pabrik smelter di Indonesia. Derasnya penanaman modal di sektor pemurnian komoditas mineral dan batu bara itu tak serta merta menurunkan tingkat kemiskinan di wilayah terkait.
Tak dapat dipungkiri, wilayah yang menjadi sasaran investasi pabrik smelter mengalami pertumbuhan ekonomi yang terbilang tinggi. Itu terlihat dari kinerja pertumbuhan ekonomi di sebagian wilayah Indonesia Timur yang dalam beberapa tahun terakhir berubah menjadi surganya pabrik pemurninan komoditas sumber daya alam.
Namun pabrik smelter itu tak mampu menyerap banyak tenaga kerja lantaran sifatnya yang padat teknologi. Dus, kendati pun pertumbuhan ekonomi mendulang tinggi, angka kemiskinan masih belum bisa ditekan serendah mungkin.
Baca juga : Airlangga: KEK Kura-Kura Bali Serap Hampir 100 Ribu Tenaga Kerja
Karenanya, Airlangga menekankan penting untuk mencari titik tengah agar pertumbuhan ekonomi yang tinggi di wilayah investasi smelter bisa berdampak pada pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
"Kalau industri smelting itu kan furnace. Pasti itu padat teknologi. Kalau industri garment itu bisa padat karya. Tetapi industri garment juga bisa padat teknologi. Karena beberapa yang terakhir kan juga menggunakan robotik," kata dia.
"Jadi itu yang harus dipilah. Tapi nggak bisa kalau industri yang padat teknologi dipadat karyakan nggak bisa. Makanya industri padat karyanya (juga) harus didorong. Aneka industri kan hampir seluruhnya padat karya," lanjut Airlangga.
Baca juga : PSN Dan KEK di Indonesia Berhasil Raup Investasi Hampir 7 Triliun
Anomali dari investasi di industri penghiliran itu turut diamini oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pasalnya sejauh ini hilirisasi tampak belum memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar dari aktivitas pemurninan minerba yang terjadi.
"Berdasarkan hasil diskusi Kementerian ESDM dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yang menyimpulkan adanya anomali terhadap pengelolaan sumber daya alam di sejumlah wilayah Indonesia yang kaya akan sumber daya alam justru angka kemiskinannya cukup tinggi, salah satunya adalah Provinsi Sumatera Selatan," ujar Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis M. Idris. F. Sihite melalui keterangannya yang dikutip pada Kamis (25/7).
Anomali yang secara kasat mata terlihat menurutnya terjadi di Provinsi Sumatra Selatan. Wilayah itu emiliki kekayaan cadangan batu bara terbesar kedua di Indonesia, yakni sebanyak 9,3 miliar ton.
Baca juga : Peringkat Daya Saing Indonesia Naik ke Posisi 27, Lampaui Inggris
Produksi batu bara Sumatra Selatan pada 2023 sebanyak 104,68 juta ton serta menghasilkan penerimaan negara sebesar Rp9,898 triliun berupa iuran tetap sebesar Rp66,4 miliar dan royalti sebesar Rp9,832 triliun. Namun hal itu belum mampu mengurangi tingkat kemiskinan di provinsi tersebut.
Menurut Idris, penghentian anomali pengelolaan SDA tersebut membutuhkan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, masyarakat sipil, dan akademisi.
"Ini pekerjaan rumah kita bersama untuk mengatasi persoalan tersebut, apakah tata kelola sumber daya alam sudah sejalan dengan tujuan pasar 33 UUD 1945, yakni sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat," tuturnya.
Adapun sebelumnya, di kesempatan yang berbeda, Airlangga menyampaikan bahwa hilirisasi merupakan salah satu bagian dari mesin pertumbuhan ekonomi nasional yang akan terus didorong. Itu karena aktivitas pemurnian komoditas minerba telah memberikan nilai tambah bagi perekonomian dalam negeri. (Z-11)
Karena itu, Baznas diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, melainkan juga mengedepankan pendekatan pendidikan melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.
Andra Soni mengawali pemaparan dengan letak wilayah yang dekat dengan Jakarta sehingga menguntungkan dalam pembangunan Provinsi Banten.
PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan pentingnya integrasi program-program strategis pemerintah sebagai langkah percepatan pengentasan kemiskinan.
Sektor perumahan menjadi salah satu instrumen strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemerintah terapkan tarif bea masuk 0% untuk impor LPG dan bahan baku plastik guna tekan dampak konflik Timur Tengah dan lonjakan harga kemasan.
JP Morgan menempatkan ketahanan energi Indonesia peringkat 2 dunia. Menko Airlangga sebut ini hasil kebijakan jangka panjang dan ruang fiskal APBN 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi tekanan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS.
 Airlangga Hartarto menegaskan Amerika Serikat penyumbang surplus perdagangan tertinggi, sekaligus salah satu destinasi ekspor terbesar Indonesia.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pemangkasan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 oleh Bank Dunia hal yang wajar. Bank Dunia
Airlangga menegaskan wacana pemotongan gaji menteri belum pernah dibahas resmi. Menkeu Purbaya menyebut keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved