Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Zurich Topas Life (Zurich) meluncurkan produk asuransi baru bertajuk Zurich Family Gen Assurance yang dapat membantu masyarakat menjaga stabilitas finansial keluarga hingga generasi ketiga.
“Dengan kebutuhan anak di generasi mendatang yang semakin kompleks, orang tua juga harus lebih sigap,” ujar Presiden Direktur PT Zurich Topas Life Richard Ferryanto di Jakarta.
Ia mengatakan kebutuhan keluarga terus berkembang sejalan dengan pertumbuhan anak, mulai dari saat pengasuhan ketika masih balita hingga Ketika anak mulai memasuki usia sekolah. Kebutuhan tersebut, lanjutnya, kemudian bertambah ketika anak memasuki usia remaja dengan adanya kebutuhan psikis dan finansial untuk pendidikan dan kesehatan.
Baca juga : Tips untuk Menjaga Keharmonisan Hubungan Setelah Punya Anak
“Jadi, di sini kami melihat Zurich Family Gen Assurance dengan fiturnya yang komprehensif, satu polis untuk satu keluarga, ini bisa menjawab kebutuhan di masa sekarang,” kata Richard.
Chief Agency Officer PT Zurich Topas Life Banie Zulvanshah menyampaikan produk asuransi tersebut dapat menanggung hingga lima orang, yakni kedua orang tua serta tiga orang anak.
“Dengan total lima orang tertanggung, itu bisa satu polis saja. Tidak perlu simpan buku polis banyak-banyak, satu polis saja itu langsung satu keluarga,” jelasnya.
Ia menuturkan bahwa ketika orang tua sebagai pemegang polis utama, misalnya sang ayah, sudah berusia lanjut atau meninggal dunia, polis tersebut dapat dilanjutkan kepada sang anak. Sang anak pun dapat mewariskan polis tersebut kepada anaknya lagi, atau cucu dari pemegang polis utama tersebut.
“Jadi, ketika terjadi risiko, keluarga tidak perlu repot-repot, tidak perlu sulit, tinggal melanjutkan tanpa seleksi (risiko asuransi) ulang,” imbuh Banie. (Ant/Z-11)
Survei Sun Life 2026 mengungkap 57% perempuan Indonesia abaikan kesehatan demi keluarga. Simak tantangan finansial dan beban sandwich generation di sini.
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (22/3), ayah Vidi, Harry Kiss, membagikan potret dirinya bersama sang istri di depan rumah.
Sejalan dengan imbauan Pemerintah, masyarakat diajak untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dengan mengurangi paparan gawai.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Dosen IPB University mengungkap fenomena fake rich middle class di Indonesia, di mana gaya hidup mewah tidak sebanding dengan ketahanan finansial yang kokoh.
Simak panduan ahli untuk memulihkan kondisi fisik dan finansial pascalibur Lebaran, mulai dari deteksi dini kesehatan hingga alokasi ideal arus kas.
Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan parameter kesuksesan tradisional seperti kepemilikan rumah atau tabungan jangka panjang, menuju pengelolaan keuangan yang personal dan berbasis nilai.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
MASALAH finansial yang memicu stres ternyata dapat merusak kesehatan jantung. Hal itu diungkapkan dalam studi yang dirilis oleh Mayo Clinic Proceedings.
Stres akibat tekanan ekonomi dan ketidakamanan pangan berpotensi mempercepat penuaan jantung, bahkan setara atau lebih besar dibandingkan faktor risiko penyakit jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved