Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyebut usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Sebab, UMKM sendiri telah menyumbang sebesar 61% dari pendapatan domestik bruto (PDB) nasional.
"UMKM itu fondasi pendukung utama ekonomi Indonesia. Jadi UMKM itu 61 persen PDB kita itu dari UMKM, hampir 90 persen tenaga kerja itu sektornya UMKM," kata Zulkifli di Jakarta, Selasa (28/5).
Namun, walaupun telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap PDB nasional, Zulkifli menyebut terkadang UMKM masih mendapatkan kesulitan untuk mendapat dukungan.
Baca juga : Mendag Luncurkan Pameran TEI 2023, Bidik Transaksi Lebih dari US$15,8 Miliar
"Perlu kita sadari dimanapun di seluruh dunia, tidak akan menjadi negara maju negara itu kalau UMKM nya tidak maju. Itu kuncinya. Mau di barat, mau di timur, mau di Tiongkok, mau di Jepang, mau di Amerika, mau di Eropa, kata kuncinya adalah UMKM, tidak bisa konglomerasi. Jadi kalau negara itu akan maju, dia perlu partisipasi luas," jelasnya.
Zulkifli menerangkan bahwa partisipasi luas dari pelaku usaha atau ekonomi yang mana didalamnya terdapat UMKM, hal tersebut menjadi pendorong kemajuan perekonomian negara-negara seperti Tiongkok maupun Jepang.
"Kalau UMKM yang berkembang, maka dia bisa merajai produk-produk dalam negeri, dikuasai oleh produksi-produksi dalam negeri, maka kalau dalam negeri bisa dikuasai, dia bisa menguasai produk-produk yang ada di negara manapun di seantero belahan dunia, itu kata kuncinya. Jadi kalau kita tidak bisa mampu mengembangkan UMKM, maka konsumsi dalam negeri kita nanti akan diserbu oleh barang-barang impor," ungkap Zulkifli.
Apabila barang-barang impor menguasai pasar dalam negeri, sambung dia, maka Indonesia tidak akan bisa menjadi negara maju.
"Karena salah satu kunci untuk negara maju itu Indonesia harus menguasai pasar dunia. Kita bisa menguasai pasar dunia kalau kita punya produktivitas, produktivitas akan dihasilkan kalau UMKM nya berkembang, punya produk-produk yang bagus, punya kualitas produk yang bagus," sebut dia. (Z-3)
Pemerintah membentuk forum evaluasi untuk memperkuat Program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif, terarah, dan mampu menjangkau kebutuhan gizi masyarakat secara merata.
Presiden Prabowo melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wamenko Pangan. Fokus pada swasembada pangan dan proyek PSEL di Kabinet Merah Putih.
Naiknya harga Minyakita disebabkan program bantuan pangan yang disalurkan pemerintah kepada 33 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Indonesia dinilai lebih siap menghadapi gejolak global berkat swasembada pangan, energi, dan hilirisasi. Stok beras melimpah jadi penopang utama.
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) saat ini terus mengalami kemajuan dan ditargetkan puluhan ribu unit dapat diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Kemudian Airlangga juga memperlihatkan indeks keyakinan konsumen masih tinggi di 122,9 dan neraca perdagangan surplus dalam 70 bulan sebesar US$148,2 miliar.
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Menurutnya, dengan relatif damainya kawasan Asia Tenggara, Indonesia bisa mengkapitalisasi suasana aman ini untuk memikat investor.
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
DEPUTI Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan inflasi global diperkirakan naik dari 3,8 persen menjadi 4,1 persen akibat dampak perang AS-Israel dengan Iran.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved