Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLASI yang kaku diperkirakan mendorong penentu kebijakan di zona euro untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil pada Kamis (7/3). Ini karena mereka menunggu tanda-tanda yang lebih jelas mengenai pelonggaran harga konsumen yang berkelanjutan sebelum melakukan pemotongan.
Harga barang sehari-hari melonjak setelah invasi Rusia ke Ukraina dan kesengsaraan rantai pasokan terkait pandemi. Ini mendorong Bank Sentral Eropa (ECB) untuk meluncurkan siklus penaikan suku bunga yang bersejarah.
Inflasi, yang mencapai puncaknya lebih dari 10% pada akhir 2022, terus menurun hingga 2,6% pada Februari. Arahnya menuju target dua persen ECB.
Baca juga : Inflasi Zona Euro Terus Turun pada Februari
Pada saat yang sama--prospeknya suram--zona euro berhasil menghindari resesi teknis pada paruh kedua 2023 yang terbebani oleh kinerja buruk ekonomi terbesarnya, Jerman. Melambatnya inflasi dan memburuknya perekonomian seharusnya memperkuat argumen penurunan suku bunga. Namun kenaikan harga konsumen tidak melambat secepat yang diharapkan dan ECB khawatir akan menyelesaikan langkahnya untuk mencapai target.
Dewan pengurus lembaga yang berbasis di Frankfurt itu diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan deposito stabil pada rekor empat persen untuk pertemuan keempat berturut-turut pada Kamis. "Kami tidak berpikir ECB akan cukup percaya diri bahwa zona euro telah melangkah cukup jauh sepanjang proses disinflasi bahkan untuk membahas penurunan suku bunga, apalagi memberi sinyal bahwa hal itu akan segera terjadi," kata HSBC dalam suatu catatan.
Namun, pertemuan tersebut akan diawasi dengan ketat untuk mendapatkan perkiraan waktu ECB akan mulai memotong biaya pinjaman. Sebagian besar investor sekarang bertaruh pada langkah pertama di Juni.
Baca juga : Mesir Kantongi Tambahan Pinjaman IMF Seiring Anjloknya Pound
Para analis yakin pendorong inflasi telah bergeser dari biaya energi yang melonjak setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 2022 ke sektor jasa dan pertumbuhan upah pekerja. "Pertumbuhan upah masih tinggi dan belum ada tanda-tanda perubahan yang cepat, sehingga memicu kakunya inflasi jasa," kata Frederik Ducrozet, kepala ekonom di Pictet Wealth Management.
Meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga menambah kekhawatiran bahwa inflasi akan kembali pulih. Serangan pemberontak Yaman terhadap pelayaran di Laut Merah telah mendorong perusahaan pelayaran menghindari jalur perdagangan penting tersebut. Dampak perang Israel-Hamas dapat berdampak pada harga minyak.
Bank Sentral AS (Federal Reserve), yang akan mengadakan pertemuan penetapan suku bunga berikutnya pada 19-20 Maret, juga sedang kesulitan menentukan waktu tepat untuk mulai menurunkan suku bunganya. Soalnya, serangkaian data ekonomi yang kuat meredupkan prospek penurunan suku bunga lebih awal.
Baca juga : Venezuela Catat Penurunan Inflasi Bulanan Pertama dalam 17 Tahun
Bagi ECB, tidak ada keraguan bahwa langkah selanjutnya ialah pemotongan suku bunga. "Mungkin akan terjadi penurunan, penurunan, dan penurunan," kata Presiden ECB Christine Lagarde pada akhir Januari.
Spekulasi meningkat pada akhir tahun lalu bahwa pemotongan akan dilakukan segera pada Maret, karena inflasi mulai turun drastis. Namun ekspektasi tersebut menguap karena kenaikan harga terbukti sulit diatasi. Apalagi, inflasi yang mendasarinya--penyebab fluktuasi harga energi dan pangan--tidak turun secepat yang diharapkan.
Meskipun para pengamat sekarang memperkirakan pemotongan pertama akan dilakukan pada Juni, mereka memperkirakan prosesnya akan berjalan lambat. "Kami memperkirakan ECB akan melonggarkan kebijakan moneter secara bertahap, memangkas suku bunga secara kumulatif sebesar 100 (basis poin) pada 2024," kata Ducrozet. (AFP/Z-2)
DANA Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ada 12 negara akan mengajukan program pinjaman mengatasi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasokan oleh perang di Timur Tengah
Independensi Bank Indonesia (BI) berada dalam sorotan menyusul pencalonan Thomas Djiwandono.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Tiga mantan ketua The Fed, termasuk Janet Yellen, mengecam investigasi kriminal terhadap Jerome Powell. Mereka menyebut aksi pemerintahan Trump ini mengancam fondasi ekonomi AS.
Bitcoin (BTC) adalah aset digital dan mata uang kripto yang berjalan di jaringan peer-to-peer tanpa bank sentral, menggunakan blockchain untuk mencatat transaksi.
Bank Sentral Amerika (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan untuk kelima kalinya tahun ini.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menegaskan bahwa perlindungan konsumen di Indonesia masih menghadapi persoalan mendasar yang bersifat struktural.
Riset terbaru mengungkap 74,6% konsumen Indonesia menggunakan AI untuk cari produk. Simak fenomena Silver Surfer Paradox dan dampaknya bagi bisnis.
Pakar IPB Prof Megawati Simanjuntak menyoroti kasus donasi autodebit yang merugikan konsumen. Simak tips donasi aman dan aspek hukumnya di sini.
Praktisi komunikasi Andre Donas membedah mengapa reputasi Aqua tetap kokoh meski dihantam berbagai isu negatif. Simak analisis psikologi konsumen dan kekuatan brand trust di sini.
SUVEI Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Februari 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap kuat di tengah isu naiknya harga minyak dunia.
Samyang Foods Indonesia mengumumkan penyesuaian harga pasokan ritel tahap kedua. Ini dilakukan untuk meningkatkan keterjangkauan dan memperluas akses konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved