Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang berpendapat alasan PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) menerapkan dynamic pricing atau tarif dinamis untuk kelas premium economy kereta cepat Jakarta-Bandung karena sepinya penumpang. Tarif kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, dijual lebih murah dari sebelumnya Rp200 ribu menjadi Rp150 ribu per Sabtu, 3 Februari 2024.
"Ya memang karena penumpang Whoosh sepi sekarang," kata Deddy saat dihubungi Media Indonesia, Senin (29/1).
Ia menyebut sepinya penumpang Whoosh karena berbagai alasan. Seperti akses menuju stasiun kereta cepat yang dianggap jauh dan sulit dijangkau penumpang. Serta, letak stasiun yang tidak berada di tengah Kota Bandung.
Baca juga: Whoosh Terapkan Tarif Dinamis Mulai 3 Februari
"Kemungkinan karena ke Stasiun Halim itu jauh aksesnya kemana-mana dari pusat kota dan juga banyak transit untuk sampai ke Bandung," ucap Deddy.
Direktur eksekutif Instran itu menuturkan euforia dari masyarakat untuk menjajal kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu sudah berangsur turun. Sehingga, KCIC mengakali dengan membanting harga tiket Whoosh.
"Dulu ramainya karena masih euforia publik, tapi lama kelamaan menurun," sebutnya.
Baca juga: Jepang Mundur dari Proyek Kereta Cepat Malaysia-Singapura. Ada Apa?
Sebelumnya, beredar di media sosial X, akun @reinharthrm mengunggah foto sepinya satu gerbong Kereta Cepat Whoosh. Katanya, saat memesan tiket di aplikasi Whoosh, masih banyak yang kosong.
"Hari ini pulang pergi Jakarta-Bandung naik Whoosh kondisinya sepi begini. Posisi kereta sudah jalan, bukan nunggu penumpang," tulisnya.
"Buka saja aplikasi Whoosh, cari jadwal yang paling deket, terus pilih kursi. Di situ bisa lihat berapa banyak kursi yang sudah dibeli dan berapa yang masih kosong," tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, juru bicara Kementerian perhubungan Adita Irawati menjelaskan bahwa disaat bukan jam sibuk (off peak) okupansi penumpang Kereta Cepat Whoosh tidak ramai dibandingkan jam sibuk kerja (peak hour).
Ia menegaskan alasan KCIC menerapkan tarif dinamis kereta cepat Jakarta-Bandung di kelas premium economy untuk menggaet calon penumpang.
"Memang saat off peak, tingkat okupansi tidak setinggi saat peak hour, maka diperlukan strategi khusus untuk mengundang minat penumpang bepergian dengan Whoosh," pungkas Adita.
Meski demikian, angka tersebut masih berupa estimasi berbasis kajian dan belum sepenuhnya mencerminkan realisasi jangka panjang.
PT KCIC memberikan promo diskon tiket Whoosh hingga 50 persen. Simak jadwal keberangkatan dan cara mendapatkan tiket murah Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat adanya kenaikan okupansi penumpang kereta cepat Whoosh hari ini menyusul kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah Bekasi Timur.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah rampung.
Kereta Cepat Whoosh merupakan kereta cepat yang menggunakan teknologi modern untuk melaju dengan kecepatan tinggi sehingga perjalanan Jakarta-Bandung hanya sekitar 30 hingga 40 menit.
Pemerintah menargetkan restrukturisasi BUMN rampung tahun ini, termasuk penggabungan 15 perusahaan jadi satu entitas logistik nasional.
Kereta Cepat Whoosh G1046 sempat berhenti sejenak di wilayah Kopo akibat material seng masuk ke jalur saat cuaca ekstrem. Simak penjelasan resmi KCIC terkait keamanan operasional.
PT KCIC menyesuaikan jadwal perjalanan KA Cepat Whoosh selama 22 hari mulai 19 Februari hingga 12 Maret 2026 akibat pekerjaan pemindahan kabel SUTT 150 kV di jalur Padalarang–Tegalluar.
Kereta Cepat Whoosh melayani lebih dari 5,1 juta penumpang selama Januari-Oktober 2025, naik 6,3 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Untuk kenyamanan pelanggan, KCIC memberikan fleksibilitas dalam perubahan jadwal dan pembatalan tiket di masa libur Lebaran secara online.
MENJELANG arus mudik Lebaran 2025, PT KCIC menyiapkan layanan optimal bagi para penumpang Whoosh. Masa angkutan Lebaran KCIC akan berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.
PT KCIC menyiapkan 808 ribu tempat duduk untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved