Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menegaskan produk nikel Indonesia tidak dikucilkan oleh Amerika Serikat (AS). Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) bakal menyepakati perjanjian bebas terbatas atau limited Free Trade Agreement (FTA) terkait perdagangan bebas mineral kritis, khususnya nikel.
Kedua negara akan membentuk rencana kerja (work plan) pembentukan critical mineral agreement (CMA). Diketahui bahwa jika CMA sudah dimiliki, produk nikel Indonesia akan lancar dilirik investor AS dan Indonesia bakal menjadi pemasok kebutuhan baterai baterai kendaraan listrik di AS untuk jangka panjang.
"Kemarin pak Presiden Jokowi dengan Joe Biden (Presiden AS) sudah bicara setuju untuk buat critical mineral program. Jadi, produk nikel kita bisa masuk ke sana dan harus ada FTA itu," ujar Arifin di Jakarta, Jumat (17/11).
Baca juga : Legislator Ingatkan Jangan Palsui Hilirisasi Nikel di Indonesia
Menteri ESDM menuturkan pembentukan kelompok kerja CMA akan segera terealisasi. Pembahasan utamanya mengenai kerja sama komoditas nikel.
"Akan ada kelompok kerja untuk bisa merumuskan hal itu. Dibentuk dulu tim dari sini, mudah-mudahan bisa cepat (berjalan). Ya kita bahas nikel dulu karena itu yang paling penting," ucapnya.
Baca juga : Sumber Energi Listrik Rendah Karbon untuk Pembangunan Smelter Nikel
Seperti diketahui, Pemerintah AS telah menerbitkan pedoman kredit pajak bagi produsen baterai kendaraan listrik di bawah Undang-Undang Pengurangan Inflasi atau Inflation Reduction Act (IRA). UU ini mencakup pembiayaan kredit pajak pembelian mobil listrik. Aturan tersebut mencakup pembiayaan sebesar US$370 miliar untuk subsidi teknologi energi bersih.
Namun, komponen baterai yang mengandung nikel Indonesia dikhawatirkan tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit pajak IRA karena dianggap tidak ramah lingkungan dan belum memiliki perjanjian perdagangan bebas terbatas dengan AS. Pemerintah Indonesia pun melakukan negosiasi pengajuan FTA terbatas dengan AS terkait mineral kritis.
"Mineralnya ini sangat dibutuhkan untuk bisa membantu energi transisi," pungkas Arifin. (Z-8)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Kementerian ESDM sebut kenaikan harga BBM hari ini, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 18 April 2026 dipicu harga minyak dunia. Cek daftar harga terbaru di sini.
Satgas yang diketuai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu akan berfokus pada tiga program utama.
Kementerian ESDM telah menyetujui sekitar 580 juta ton Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan pertambangan batu bara di tahun ini.
DIPLOMASI energi yang dilakukan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Tokyo, Jepang, dinilai menjadi sinyal kuat pergeseran posisi Indonesia dalam peta kekuatan global.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dewi Yustisiana mengapresiasi pemerintah melalui Program Listrik Desa yang dijalankan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membuka Posko Nasional sektor ESDM sebagai pusat pemantauan dan koordinasi layanan energi selama arus mudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved