Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI sektor rantai pasok logistik pendingin (cold chain) di Tanah Air mengalami pertumbuhan positif, bahkan di masa pandemi covid-19 lalu. Pasalnya permintaan terhadap makanan beku (frozen food) serta layanan ekspedisi terkait juga terus meningkat.
Karenanya, dua perusahaan ternama di sektor logistik nasional, yakni Fresh Factory dan PT Nusantara Card Semesta (NCS), mengumumkan sinergi atau kerja sama ekspansi bisnis, Rabu (12/7).
Fresh Factory merupakan startup di bidang cold chain fulfilment centres. Adapun NCS adalah perusahaan yang telah berdiri 29 tahun serta memiliki nama besar di jasa pengiriman paket, barang, dokumen serta juga memiliki fasilitas gudang penyimpanan terintegrasi (warehouse and fulfillment).
Baca juga: Logistika dan Deliveree Kolaborasi Wujudkan Digitalisasi Truk di Batam
Kedua perusahaan bekerja sama mengembangkan layanan distribusi cold chain fulfillment centres, yakni sistem distribusi logistik suhu rendah dengan solusi lengkap bagi mitra, mulai dari manajemen penyimpanan, pengemasan untuk dikirim ke pelanggan hingga menyiapkan pengiriman yang akan dilakukan oleh kurir.
Penyedia Layanan Distribusi Terluas di Indonesia
Melalui kerja sama ini, Fresh Factory dan NCS menjadi penyedia layanan distribusi cold chain fulfillment centres terluas di Indonesia, dengan total memiliki 153 fulfillment centre (titik penyimpanan, pengemasan dan pengiriman produk) serta lebih dari 2.000 orang kurir untuk mengirimkan layanan di 103 kota di Indonesia.
Baca juga: MPXL Raih Kontrak Angkut FABA PLTU 660 Ribu Ton dari Perusahaan Tiongkok
CEO dan founder Fresh Factory, Larry Ridwan, mengatakan kerja sama dengan NCS semakin memperkuat ekspansi Fresh Factory di kota besar (major cities) dan kota menengah (secondary cities) se-Indonesia.
“Kerja sama ini menjadikan Fresh Factory dan NCS sebagai penyedia cold chain fulfillment centres dengan cabang yang paling banyak untuk menjangkau pelanggan," jelasnya.
NCS Miliki Reputasi Nasional
"NCS adalah perusahaan yang memiliki reputasi nasional dan dipercaya para mitranya selama ini. NCS juga memiliki jaringan di kota besar dan kota menengah di mana Fresh Factory ingin melebarkan ekspansi ke kota-kota itu,” ujar Larry.
Baca juga: Pandemi Selesai, Industri Logistik Harap Bisa Kembali Meroket
Larry menambahkan, sinergi Fresh Factory dan NCS bertujuan memberikan peningkatan pelayanan kepada pelanggan kedua perusahaan, serta untuk turut berperan dalam meningkatkan daya saing logistik nasional.
Sementra itu, Direktur Utama PT Nusantara Card Semesta (NCS) Reni Sitawati Siregar menambahkan, kolaborasi antara NCS dan Fresh Factory sejalan dengan kesamaan visi kedua perusahaan khususnya dalam menjalankan bisnis warehouse dan fulfillment.
“Kami melihat Fresh Factory memiliki kesamaan visi dengan NCS dalam menjalankan bisnis warehouse dan fulfillment. Banyaknya gudang yang dimiliki dan sistem yang sudah kami jalankan, menjadi pertimbangan NCS untuk ikut berkolaborasi dengan Fresh Factory, terutama dalam melakukan pendistribusian dan pengiriman bahan baku baik di dalam kota maupun ke luar kota,” ujar Reni.
Baca juga: Digitalisasi Sektor UMKM Turut Dorong Pertumbuhan Industri Logistik
Lebih lanjut, Reni mengatakan layanan terintegrasi yang diberikan NCS dan Fresh Factory ini diharapkan dapat semakin memberikan kemudahan jasa logistik bagi masyarakat.
“Sinergi NCS dan Fresh Factory untuk menjangkau lebih dekat lagi pelanggan-pelanggan di berbagai kota, di mana ini juga akan berdampak positif pada tingkat pelayanan dan turut mendukung optimalisasi serta efisiensi sektor logistik nasional. NCS dan Fresh Factory berkomitmen untuk berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik di sektor logistik,” jelas Reni.
Kerja sama dengan Fresh Factory ini juga semakin melengkapi portofolio NCS. Sebelumnya NCS sudah menjalin kerja sama dengan berbagai sektor usaha lainnya dengan formulasi dan segmen yang berbeda. Namun tetap dengan tujuan yang sama, memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada pelanggan dan menjadi solusi terhadap kebutuhan bisnis mereka.
Saat ini layanan NCS mencakup antara lain jasa pengiriman ekspres domestik, jasa pengiriman internasional, jasa pengiriman dokumen oleh kurir, jasa pengiriman e-commerce, trucking, jasa perpindahan (moving), warehouse fulfillment, pengiriman makanan (Nusantara Food Delivery) dan lain sebagainya. (RO/S-4)
HID merilis Security and Identity Report 2026 yang mengungkap 7 tren utama keamanan global, mulai dari biometrik hingga integrasi identitas fisik-digital.
Gangguan sistem atau downtime menjadi ancaman serius bagi produktivitas perusahaan. Simak solusi infrastruktur IT dari PT Nusa Network Prakarsa.
Sering kali, perusahaan terjebak di tahap percontohan karena demo terlihat bagus.
Pemprov DKI Jakarta tegas tindak perusahaan pelanggar THR 2026. Sanksi mulai teguran tertulis hingga pembekuan usaha. Cek cara lapor di Posko THR di sini!
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Kondisi ini mendorong peningkatan tarif pengiriman di tengah keterbatasan kapasitas dan gangguan rantai pasok yang membuat biaya logistik menjadi lebih mahal dan akses yang terbatas.
Praktik sewa menyewa kapal jamak dilakukan berbagai perusahaan, antara lain untuk meningkatkan kapasitas angkut tahunan.
Total throughput atau arus bongkar muat sebesar 850.768 TEUs, tumbuh 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 843.187 TEUs.
Tercatat melalui layanan Kalog Express, perseroan berhasil mengelola volume pengiriman sebesar 18.671 ton pada Triwulan I 2026 atau tumbuh sebesar 27%.
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat distribusi LPG nasional dengan mengoptimalkan armada logistik laut yang dioperasikan secara terintegrasi.
SALAH satu terminal peti kemas terbesar di Indonesia, Jakarta International Container Terminal (JICT) mencatat throughput lebih dari 2 juta TEUs pada 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved