Bidik 70 Titik Oulet Baru, Kalog Ajak Masyarakat Bermitra dengan Biaya Pendaftaran Terjangkau

Naviandri
12/4/2026 17:00
Bidik 70 Titik Oulet Baru, Kalog Ajak Masyarakat Bermitra dengan Biaya Pendaftaran Terjangkau
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DENGAN kinerja positif pada sektor pengiriman barang ritel yang di capai pada awal 2026. BUMN logistik ini menargetkan penambahan 70 titik ritel baru di wilayah Indonesia, terutama di Pulau Jawa, Bali dan Sumatra. Tercatat melalui layanan Kalog Express, perseroan berhasil mengelola volume pengiriman sebesar 18.671 ton pada Triwulan I 2026 atau tumbuh sebesar 27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 14.649 ton.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik (Kalog), Aniek Dwi Deviyanti kemarin menyebut, pencapaian ini mencerminkan konsistensi strategi yang dijalankan perusahaan sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan tersebut tentunya  didorong oleh berbagai langkah diantaranya, peningkatan kualitas layanan, mulai dari optimalisasi kapasitas angkut hingga penguatan ekosistem digital melalui aplikasi Kalog Trax. 

"Selain itu, keberadaan 284 titik Service Point Kalog Express yang tersebar di Pulau Jawa, Bali dan Sumatra, hingga akhir tahun lalu menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam merespons kebutuhan pasar secara lebih luas, cepat dan efisien," terangnya.

Capaian ini kata Aniek, menjadi momentum positif untuk memperluas jangkauan pasar. Pertumbuhan di awal tahun ini menunjukkan bahwa langkah transformasi yang kami lakukan sudah berada di jalur yang tepat. Pada tahun ini, kami menargetkan penambahan 70 titik layanan baru yang difokuskan pada peningkatan aksesibilitas di berbagai wilayah strategis. Strategi ekspansi tersebut diutamakan dapat mengedepankan kolaborasi yang inklusif. 

"Penambahan titik layanan tidak hanya dilakukan melalui pengembangan kantor cabang milik perusahaan, tetapi juga dengan membuka peluang kemitraan bagi agen dan pelaku usaha lokal. Kami berkomitmen untuk memberdayakan mitra melalui standarisasi layanan yang unggul, sehingga kehadiran Kalog Express dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi di setiap wilayah operasional," tandasnya.

Aniek menambahkan, sejalan dengan upaya tersebut, perusahaan juga menghadirkan skema kemitraan pembukaan gerai yang mudah diakses oleh masyarakat maupun pelaku UMKM. Calon mitra cukup memenuhi persyaratan administrasi sederhana seperti KTP, NPWP dan rekening bank, serta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp1.250.000 dan deposit Rp500.000. 

"Pada sisi operasional, mitra perlu menyiapkan lokasi usaha dengan luas minimal 8 m², serta perlengkapan dasar seperti printer, timbangan, signage atau neon box dan kendaraan roda dua untuk mendukung layanan. Secara keseluruhan, langkah perluasan jaringan ini dirancang untuk memperkuat konektivitas logistik antarwilayah," paparnya.

Dengan bertambahnya titik layanan, lanjut Aniek, distribusi barang ritel diharapkan semakin lancar, mampu mengurangi hambatan akses di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus mendorong efisiensi biaya logistik nasional. Inisiatif ini juga mencerminkan tingginya minat pelaku usaha untuk bergabung dalam ekosistem perusahaan, yang terus berkembang menuju layanan digital yang transparan dan akuntabel. Ke depan Kalog akan terus memperkuat perannya sebagai penyedia solusi logistik yang terintegrasi dan berkelanjutan. 

"Melalui inovasi layanan, perluasan jaringan serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan optimistis dapat menghadirkan layanan logistik yang semakin andal, terjangkau dan inklusif, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan konektivitas di berbagai daerah," sambungnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya