Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menyikapi berbagai polemik terkait wacana kemasan botol dan galon dari Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berbahan dasar Polycarbonate (PC) dan PET, Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman menegaskan pihaknya berada dalam posisi mendukung terwujudnya situasi industri yang kondusif.
Sebagaimana diketahui beberapa hari terakhir beredar pemberitaan terkait situasi industri khususnya menyangkut isu EG DEG pada produk makanan dan minuman serta penggunaan bahan dasar Polycarbonate (PC) dan PET pada kemasan galon yang memposisikan GAPMMI menyudutkan suatu jenis kemasan AMDK tertentu dan mendukung penuh satu jenis kemasan yang lain.
GAPMMI dikatakan Adhi selalu berdiri di atas semua kepentingan industri makanan dan minuman di Indonesia. Karenanya tidak benar bahwa GAPMMI memihak suatu sektor industri tertentu dan mendiskreditkan sektor industri lain.
“GAPMMI senantiasa memberikan masukan kepada pemerintah sebagai salah satu “stakeholder utama” sebelum peraturan dibuat atau diundangkan sebagai aspirasi industri yang terdampak. Dimana GAPMMI percaya bahwa BPOM telah melakukan analisa berbasis risiko dengan menggunakan kajian ilmiah,” ungkap Adhi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/12).
Oleh sebab itu Adhi akan menyerahkan kepada pemerintah untuk memutuskan berdasarkan skala prioritas dan memberikan dukungan terbaiknya. Bila nantinya hal tersebut telah menjadi peraturan, GAPMMI sebagaimana sebelumnya akan mengimbau kepada semua anggotanya agar mematuhi semua peraturan tersebut sebagai pemenuhan atas peraturan tersebut.
Selain itu, GAPMMI menyerahkan keputusan bisnis ke masing-masing perusahaan untuk mengkaji yang terbaik untuk keberlanjutan usaha, yang penting memenuhi ketentuan pemerintah dan standar keamanan. GAPMMI juga menghimbau kepada semua pihak pihak untuk terus berusaha mewujudkan situasi industri yang kondusif agar mampu bersama-sama mendukung pemerintah mewujudkan kebangkitan pembangunan ekonomi Indonesia. (OL-12)
Pemerintah resmi membebaskan bea masuk bahan baku plastik selama enam bulan untuk menekan dampak kenaikan harga global dan menjaga stabilitas industri, terutama sektor kemasan.
Dukungan pendanaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berperan penting dalam menjaga keberlangsungan pasokan bahan baku produsen makanan.
Pemahaman masyarakat terkait jenis dan fungsi plastik dinilai masih terbatas, padahal penggunaan yang tidak tepat dapat berdampak pada keamanan serta kualitas produk.
Budi Santoso menyebut pemerintah tengah mengupayakan impor bahan baku plastik dari negara alternatif. Hal itu untuk mengatasi terganggunya pasokan dari Timur Tengah
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usulkan penggunaan daun pisang sebagai alternatif plastik, merespons kenaikan harga plastik yang berdampak pada masyarakat.
Di Pasar Kite Sungailiat Bangka harga cabai rawit saat ini dijual Rp75 ribu per kg untuk lokal, sedangkan cabai rawit luar Rp75 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved