Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) telah memfasilitasi 33.136 orang untuk mendapatkan sertifikat kompetensi sejak tahun 2015 hingga kini.
Sertifikat kompetensi tersebut diperoleh melalui rangkaian kegiatan uji kompetensi dan mengacu pada Standar Kompetensi untuk memastikan kompetensi SDM yang bekerja di industri.
“Di tahun 2022 sendiri jumlah fasilitasi diberikan kepada 1.572 orang tenaga kerja industri yang mencakup sektor industri otomotif, elektronika, logam mesin, tekstil dan produk tekstil, animasi/kreatif, serta wirausaha industri,” papar Arus Gunawan, Kepala BPSDMI Kemenperin.
Sertifikasi kompetensi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yang diiringi dengan meningkatnya jumlah dan kebutuhan tenaga kerja.
BPS mencatat terjadi kenaikan kebutuhan tenaga kerja pada bulan Februari 2022 menjadi 18,64 juta dibanding Februari 2021 dengan jumlah 17,73 juta.
Diperkirakan, kebutuhan tenaga kerja sektor industri pada 2024 adalah sebesar 20,21 juta orang atau bertambah rata-rata sekitar 682 ribu pekerja per tahun selama periode tahun 2021-2024.
“Kami menyadari bahwa kesadaran akan kepemilikan sertifikat kompetensi bagi tenaga kerja industri saat ini masih perlu dikembangkan. Biaya uji kompetensi bagi sebagian kalangan masih dianggap sebagai beban daripada sebuah investasi,” kata Tirta Wisnu Permana, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri BPSDMI Kemenperin dalam Temu LSP Pelaksana Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Industri 2022.
Baca juga: Kemenperin Dukung Pengembangan Produksi Sepeda Listrik Lokal
Dalam keterangan pers, Selasa (1/11), Wisnu menambahkan bahwa sertifikasi kompetensi juga dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia, meningkatkan penghargaan perusahaan kepada tenaga kerja atas kepemilikan kompetensi tertentu, dan juga dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan SDM pada perusahaan.
Oleh karenanya, pemerintah terus mendorong industri agar tenaga kerjanya memiliki sertifikat kompetensi, salah satunya melalui upaya fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja industri.
“Fasilitasi yang kami berikan bukan berarti memanjakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan perusahaan industri dengan subsidi dari pemerintah, namun lebih dimaksudkan sebagai stimulus agar pelaksanaan sertifikasi kompetensi pada tenaga kerja industri lebih masif lagi,” lanjut Wisnu.
Saat ini, jumlah LSP sektor industri yang termasuk dalam lingkup Kementerian Perindustrian saat ini yaitu 82 LSP yang terdiri dari 35 LSP Pihak 1, 3 LSP Pihak 2 dan 44 LSP Pihak 3.
Selanjutnya, Kemenperin juga akan melakukan sertifikasi kompetensi pada tenaga pendidik dan pelatih pada 11 Politeknik, 2 Akademi Komunitas, 9 SMK dan 7 Balai Diklat Industri naungan Kemenperin yang tersebar di beberapa provinsi.
Sertifikasi tersebut membutuhkan kerjasama dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan LSP pihak ketiga yang memiliki skema sertifikasi yang sesuai. (RO/OL-09)
“Kepada BNSP, kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini. Kami berharap dapat terus bersinergi dalam membina dan mengembangkan LSP, penyediaan asesor kompetensi, penjaminan mutu pelaksanaan sertifikasi kompetensi, termasuk pengembangan kerjasama sertifikasi internasional,” tutup Wisnu. (*)
Learning and Development Summit 2026 menjadi ruang pertemuan para praktisi SDM dan pembelajaran untuk membahas arah pengembangan talenta di tengah transformasi digital.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Sebagai bagian dari program kerja ekspansi global, PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) kembali merealisasikan langkah strategis dengan mengirimkan tenaga profesional Indonesia.
PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) memperluas kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama UGM.
Program SMA Unggul Garuda Transformasi mulai menunjukkan dampak konkret dalam mendorong lahirnya talenta muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar kuliah umum bertajuk BCA Berbagi Ilmu (BBI) di Bina Nusantara University (Binus) Jakarta.
Peringatan May Day didorong menjadi ajang refleksi kedewasaan kolektif antara buruh dan pengusaha guna membangun keseimbangan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
ASOSIASI Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) memperkuat hubungan strategis dengan pemerintah guna menjawab tantangan industri di tengah kondisi global yang semakin kompleks
Epicor dan President University bersinergi melalui kurikulum bootcamp untuk mempercepat transformasi digital manufaktur dan menyiapkan talenta Indonesia Emas.
Dorong Percepatan Investasi Industri, HKI Apresiasi Satgas De-Bottlenecking
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved