Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia terus mendorong pemerintah daerah untuk bekerja sama menekan tingkat inflasi pangan. Ini karena sumbangan inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) mencapai 16% dari total inflasi nasional.
Bila inflasi pangan dapat ditekan ke angka 5% dari kondisi saat ini yang berkisar 9%, maka kontribusinya dapat ditekan menjadi sekitar 4%. Hal tersebut dinilai akan berpengaruh signifikan pada penurunan tingkat inflasi umum.
Baca juga: Presiden: Produksi Jagung Meningkat Berkat Pendampingan Serius
Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Senin (3/10).
"Kalau kita berhasil menjaga inflasi pangan sesuai dengan target TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah/TPID) yaitu 5%, maka inflasi pangan yang bobotnya 16% bisa turun ke lebih kurang 4%. Artinya berita baik bagi pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif," tuturnya.
Karenanya, BI meluncurkan GNPIP sebagai tindaklanjut dari hasil rapat koordinasi nasional Tim Pengendali Inflasi dalam rangka menjaga dan mengendalikan inflasi pangan. Hal yang penting dari GNPIP, kata Aida, ialah sinergi dan koordinasi yang kuat antarpemerintah daerah, maupun dengan pemerintah pusat dan BI.
Dari gerakan nasional itu, berbagai program pengendalian inflasi pangan dapat dilakukan secara efektif dan terukur. Operasi pasar murah dan Kerja sama Antar Daerah (KAD, misalnya, dapat menjadi alat untuk menekan lonjakan inflasi pangan.
"Di BI, GNPIP sudah kami lakukan di 32 kantor wilayah dan akan terus belanjut di 46 kanwil BI, bahkan sampai di 2023 kita upayakan menjaga pangan khusunya dari hortikultura. Kata kuncinya end to end dan dilakukan bersama-sama," jelas Aida.
Dia turut mengapresiasi berbagai program dan langkah yang diambil oleh Pemda di Sulawesi Utara. Bahkan, karena keberhasilan pengendalian inflasi yang dilakukan, wilayah Sulampua dinilai dapat naik kelas untuk menjadi GNPIP 2.0.
GNPIP 2.0, kata Aida, tak sekadar mengendalikan inflasi pangan secara konvensional, tapi juga memanfaatkan teknologi digital. "Ke depan, kita masih bisa tingkatkan lagi utk membuat ekosistem dari GPNIP, tidak saja memastikan ketahanan pangan, tapi juga terdigitalisasi dan ekonomi hijau," ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan, Indonesia sedianya masih memiliki tingkat inflasi yang relatif rendah dan terkendali bila dibandingkan dengan negara lain. Hanya, bukan berarti itu membuat Indonesia abai terhadap ancaman risiko yang saat ini tengah terjadi.
Karenanya, dia memastikan akan terus mengedepankan sinergi dan kerja sama dengan pemerintah pusat maupun daerah guna mengendalikan inflasi pangan. "Tentu ini tidak lepas dari pekerjaan bersama, soliditas pemprov dan kabupaten/kota yang selama ini bekerja sama, bergotong royong," kata Olly.
"Presiden mengarahkan perlunya mengedepankan koordinasi TPIP/D. BI sejak awal saya menjadi Gubernur berjalan dengan baik koordinasi penanganan TPID di Sulut," pungkasnya. (OL-6)
Lonjakan harga energi sebagai dampak utama konflik telah mendorong kenaikan biaya logistik dan produksi pangan dunia.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pangan nasional melalui kerja sama ekonomi strategis dengan Tiongkok.
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Lebih lanjut, BI menilai dampak kenaikan harga komoditas global terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi domestik masih terkendali.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026.
INFLASI yang terjaga dalam rentang toleransi dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Kebijakan mempertahankan subsidi merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.
Lonjakan harga minyak global hingga US$100 per barel tekan APBN Indonesia. Pakar soroti dilema subsidi, inflasi, dan potensi perlambatan ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved