Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN unit hunian klaster Hillside villa dan resort Serenity Central laris terjual hanya dalam hitungan menit. Penjualan ini terjadi dalam workshop Tung Desem Waringin (TDW) yang digelar di Aston Batam Hotel & Residence pada Sabtu (13/8) lalu.
“Dari workshop yang hanya berlangsung kurang lebih dua jam, sejumlah peserta yang datang dari berbagai kalangan langsung menyatakan minat berinvestasi di bidang properti hari itu juga, setelah mendengar pemaparan 4 jurus jitu tambah kaya melewati resesi dengan aset alokasi,” ujar Chief Executive Officer Central Group Princip Muljadi, Rabu (17/8).
Princip mengatakan, peserta yang menjadi pembeli unit klaster Hillside tidak hanya berasal dari dalam Kota Batam. Ada juga yang datang dari daerah lain seperti Makassar (Sulawesi Selatan), Manado (Sulawesi Utara), bahkan Jakarta.
Antusiasme para peserta workshop semakin membara setelah mendengar langsung materi pemaparan dari seorang motivator Tung Desem Waringin. Ia tak segan membagikan sejumlah trik jitu agar tetap kaya di tengah kondisi yang tidak mudah.
Salah satunya ialah menjadikan properti sebagai instrumen aset investasi. Menurutnya, sebagai sebuah aset investasi, kelebihan utama properti adalah bisa disewakan sehingga dapat menghasilkan income berkali lipat bagi pemiliknya.
"Harga properti akan terus mengalami kenaikan, karena itu memilih untuk menjadikannya sebagai aset alokasi merupakan pilihan tepat saat ini,” tegas pria yang akrab disapa Pak Tung.
Baca juga: Menteri Investasi Tinjau Grasberg di Mimika
Menurut dia, saat memutuskan memiliki aset properti sebagai instrumen investasi, setidaknya terdapat lima hal yang harus diperhatikan. Kelimanya mencakup smart financing, smart management, right developer, precise timing, dan right location. Kelima poin itupun sudah masuk dalam kriteria Serenity Central yang merupakan proyek properti ‘kekinian’ hasil karya Central Group dan TDW Property.
“Serenity Central adalah proyek hunian berkonsep villa dan resort yang terletak di atas bukit namun dipasarkan dengan harga terjangkau di kelasnya. Sebagai sebuah aset, unit hunian di Serenity Central sangat ideal dan layak untuk disasar investor yang mendambakan gain dari sebuah properti yang bisa disewakan guna menghasilkan passive income,” kata Tung.
Adapun, sejumlah alasan mengapa unit hunian di Serenity Central akan menghasilkan aset yang menguntungkan di masa mendatang. Pertama, lokasinya berada di Sekupang yang saat ini tengah dikembangkan menjadi kawasan destinasi wisata selanjutnya di Batam. Kedua, berkenaan dengan aspek right developer, sudah diketahui bahwa Serenity Central dikembangkan oleh Central Group yang memiliki pengalaman lebih dari 32 tahun di sektor properti.
Ketiga, proyek Serenity Central menawarkan nuansa hunian yang tidak biasa dengan akses pemandangan tanpa batas ke laut, pantai, dan Marina Bay Sands Singapura langsung dari atas perbukitan. Keempat, adanya fasilitas infinity pool terpanjang 184 meter yang mengalahkan Marina Bay Sands Singapura. Kelima, panoramic sky deck di Serenity Central siap memberikan pengalaman menikmati senja berlabuh alias sunset dari ketinggian paling maksimal di Batam.
“Pas bagi yang suka berbagi konten di sosial media karena spot-nya yang instagramable,” tutup Tung. (R-3)
Apresiasi datang dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terhadap sinergi sektor swasta dalam memperluas akses hunian layak bagi masyarakat.
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Kategori-kategori baru diluncurkan pada IPA 2026 sesuai perkembangan pasar properti saat ini. Termasuk Best Condo Developer dan Best Housing Developer dalam kategori Developer Award.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
PELAKU industri properti dan jasa keuangan terus dituntut adaptif di tengah dinamika global yang bergerak cepat.
Meskipun indeks harga properti residensial di pasar primer terus menunjukkan tren kenaikan, peluang bagi pembeli rumah pertama masih terbuka.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
Di Batam, pergerakan nilai tukar berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, mengingat tingginya ketergantungan pada barang impor dan transaksi lintas negara, khususnya Singapura.
Puncak Festival Literasi Batam #1 sukses digelar di Universitas Universal, melibatkan 272 sekolah dan menghasilkan 404 proyek literasi inovatif.
Pihak Imigrasi mengamankan 29 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dalam operasi gabungan di kawasan Marina City Waterfront, Batam.
KELANGKAAN minyak goreng bersubsidi Minyakita masih terjadi di sejumlah wilayah di Batam.
Ketiadaan Minyakita di pasaran bukan disebabkan oleh kenaikan harga, melainkan karena prioritas distribusi untuk kebutuhan program bantuan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved