Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (10/8) sore ditutup melemah jelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Rupiah ditutup melemah 18 poin atau 0,12% ke posisi 14.871 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.853 per dolar AS.
"Secara umum rupiah masih cukup stabil. Dari globalnya, pasar masih menunggu data inflasi dari AS yang akan menentukan arah suku bunga AS ke depan," kata Ekonom Senior Mirae Asset Sekuritas Rully Arya saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Investor enggan bertaruh menjelang rilis data inflasi AS yang dapat menunjukkan selera bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), untuk penaikan suku bunga yang lebih agresif. Laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS akan dirilis pada malam nanti dengan pasar mengamati tanda-tanda bahwa inflasi mereda pada Juli meskipun angka pekerjaan AS menguat secara tak terduga minggu lalu.
Pelaku pasar memperkirakan peluang 69,5% untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan The Fed berikutnya.
Ekonom memperkirakan IHK akan menunjukkan inflasi utama secara tahunan sebesar 8,7% alias jauh di atas target The
Fed 2% tetapi turun dari bulan lalu yang sangat panas 9,1%. "Sementara dari domestik, pasar masih akan menanti rilis data surplus neraca perdagangan di hari Senin depan," ujar Rully.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Juni 2022 kembali mencetak surplus besar mencapai US5,09 miliar dengan nilai ekspor US$26,09 miliar dan impor US$21,00 miliar. Surplus neraca perdagangan pada Juni tersebut merupakan surplus 25 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi 14.868 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran 14.866 per dolar AS hingga 14.882 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi 14.875 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya 14.862 per dolar AS. (Ant/OL-14)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Nilai tukar rupiah melemah pada Rabu pagi ke level Rp17.275 per dolar AS. Dipicu kebuntuan negosiasi AS-Iran dan keluarnya UAE dari OPEC+.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah dibuka melemah 32 poin ke level Rp17.275 per dolar AS pada Rabu (29/4) pagi akibat tekanan sentimen global.
Nilai tukar rupiah ditutup menguat ke Rp17.229 per dolar AS. Pengamat menilai sentimen konflik Iran-AS dan kebijakan The Fed masih memengaruhi pasar.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 12 poin ke level Rp17.223 pada Selasa (28/4). Simak analisis pergerakan mata uang rupiah di sini.
Mata Uang Rupiah Senin (27/4) pagi menguat 18 poin ke level Rp17.211 per dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs dan sentimen pasar selengkapnya.
Kenaikan harga energi global, penguatan dolar AS, serta ketidakpastian pasar keuangan kembali menekan stabilitas ekonomi domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi tekanan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 108 poin ke level Rp17.289 pada Kamis (23/4/2026) pagi. Simak analisis pergerakan kurs hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved