Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengungkapkan, sudah hampir satu bulan harga cabai rawit dan beberapa jenis cabai masih tinggi.
Cabai rawit merah dilaporkan tembus di angka Rp115 ribu per kilogram (kg) bahkan sudah tembus Rp130 ribu per kg. Termasuk bawang merah tembus di angka Rp70-75 ribu per kg.
Ketua Umum DPP Ikappi Abdullah Mansuri mempertanyakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan.
"Bagaimana dalam hal ini Kementrian Perdagangan dan Kementrian Pertanian menjaga stabilitas pangan sesudah Idul Adha yang masih tinggi ini?" ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (12/7).
Dua komoditas seperti cabai dan bawang dianggap Ikappi kurang mendapatkan sentuhan maksimal dari dua kementrian tersebut untuk menekan harga.
"Kita tahu bahwa kenaikan dua komoditas tersebut sudah terjadi hampir satu bulan penuh. Kami sudah ingatkan untuk menjaga stabilitasnya beberapa bulan lalu," tegas Abdullah.
Ikappi meminta kepada Kementrian Perdagangan dan Pertanian untuk kembali menjaga pasokan usai perayaan Idul Adha.
Selain itu, pihaknya menyebut, beberapa komoditas lain yang cukup rawan antar lain tomat, kentang, sayur mayur, ayam dan beberapa komoditas lain juga terpantau mengalami kenaikan.
"Komoditas pangan ini serasa tidak mendapat sentuhan dan tidak terjaga oleh kementrian terkait," tudingnya.
Pedagang pasar pun meminta K/L terkait untuk fokus dalam stabilitas harga beberapa komoditas pangan tersebut, bukan hanya fokus mengurusi minyak goreng semata.
"Jangan hanya minyak goreng yang di urus tetapi komuditas lain juga harus mendapatkan perhatian khusus. Banyak konsumen dan pedagang menjerit karena harganya yang terlalu tinggi," pungkas Abdullah. (OL-12)
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
DINAMIKA harga pangan di Sumatra Utara menunjukkan tren yang kontradiktif memasuki pekan keempat April 2026.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak tiga hari terakhir menurun drastis.
SEJUMLAH komoditas cabai di Kota Padang Panjang mengalami penurunan harga yang cukup signifikan pada minggu kedua April 2026.
Komoditas cabai besar dan cabai keriting, harga pada hari libur akhir pekan ini juga turun dari Rp60.000-Rp65.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Kepala UPTD Pasar Muka, Asep Hermawan, mengatakan turunnya harga komoditas cabai rawit dimungkinkan karena mulai berkurangnya permintaan.
Inkoppas menegaskan kelangkaan plastik tidak menjadi isu utama yang mengganggu pasar rakyat saat ini, tetapi kenaikan biaya transportasi akibat isu kenaikan harga solar.
Berdasarkan pantauan, pada Minggu (29/3), ketinggian sampah do Pasar Induk Kramat Jati bahkan telah melampaui lampu penerangan jalan, namun tidak terlihat adanya aktivitas pengangkutan.
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata bagi para pekerja kebun dan masyarakat sekitar dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan suci.
Kopi luwak dikenal dengan proses produksi unik melalui fermentasi alami oleh Asian Palm Civet (Paradoxurus hermaphroditus).
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved