Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA crude palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah di dalam negeri terus turun, tinggal Rp8.443 per kg pada perdagangan 28 Juni dari perdagangan awal bulan Juni sebesar Rp12.986 per kg, karena permintaan melemah.
"Harga CPO di Sumut itu sangat jauh di bawah harga bulan-bulan sebelumnya, termasuk di awal Juni yang masi Rp12.986 per kg," ujar Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Darma Sucipto, di Medan, Selasa.
Meski ada kenaikan sedikit dari perdagangan 27 Juni yang sempat Rp8.160 per kq, harga Rp8. 443 per kg itu jauh di bawah harga bulan-bulan sebelumnya mau pun awal Juni.
Harga rata-rata CPO di Mei masih bisa Rp13.743 per kg dari Rp16. 454 per kg pada April. Bahkan pada 2 Juni , harga CPO masih sebesar Rp12. 986 per kg. Harga CPO anjlok mulai 3 Juni, tinggal Rp9. 215 per kg dan terus turun.
"Penurunan harga dampak melemahnya permintaan CPO, turunnya harga minyak mentah dan minyak nabati lainnya," katanya.
Baca juga: Menkop UKM: Pengelolaan SDA Berkeadilan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
Penurunan harga CPO, ujar Darma, juga diduga kebijakan larangan ekspor komoditas itu yang dilakukan Indonesia untuk mengendalikan harga minyak goreng di dalam negeri.
Ketika ekspor CPO dari Indonesia terhenti, pembeli beralih ke minyak nabati lainnya. "Ditambah pula harga minyak nabati lain dan minyak mentah juga turun , otomatis menggangu harga CPO,"katanya.
Apalagi, saat ini, diperkirakan stok minyak nabati di tangan para buyer/pembeli cukup banyak, sehingga mereka mengurangi pembelian termasuk jenis CPO, demikian Darma Sucipto. (Ant/OL-4)
Dengan mengelola lebih dari 40 persen total luas perkebunan sawit nasional, petani tidak lagi cukup hanya berperan sebagai produsen bahan baku. Mereka perlu didorong untuk naik kelas.
Industri kelapa sawit turut memberikan multiplier effect positif terhadap perekonomian daerah serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat.
Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan teknis serta dukungan terhadap penelitian dan pemberian beasiswa di bidang kelapa sawit.
Lebih dari empat dekade sejak introduksi serangga penyerbuk pertama pada 1982, industri kelapa sawit Indonesia kembali memasuki babak baru melalui penguatan inovasi berbasis sains.
Penyebab karamnya KM Berkah Utama II diduga akibat kelebihan muatan. Saat berlayar, KM Berkah Utama II dilaporkan memuat sekitar 40 ton tanda buah segar (TBS).
Presiden Prabowo Subianto umumkan investasi besar untuk pembangunan kilang pengolahan avtur dari kelapa sawit dan minyak jelantah demi swasembada energi.
Kapasitas produksi pipa stainless steel maksimal bisa mencapai hingga 1.100 ton per tahun.
Airlangga Hartarto menegaskan Amerika Serikat penyumbang surplus perdagangan tertinggi, sekaligus salah satu destinasi ekspor terbesar Indonesia.
Pogram Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor atau UMKM BISA Ekspor besutan Kementerian Perdagangan menunjukkan hasil menggembirakan
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan forum investasi Indonesia-Tiongkok di Beijing menjadi momentum strategis untuk mendorong pelaku usaha nasional.
Tiongkok menjadi negara utama ekspor beberapa komoditas unggulan industri pengolahan seperti hasil olahan minyak kelapa sawit, hasil olahan nikel dan lainnya.
Indonesia bidik pasar Jepang untuk ekspor pelet EFB dan cangkang sawit. Dengan potensi setara 38.760 MW, biomassa sawit jadi andalan baru devisa negara di 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved