Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Raihan Ariatama menilai bahwa pemerintah Indonesia memiliki kinerja yang baik dalam penanganan dan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
"Kita menyaksikan dalam arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2022 ini tidak ada kendala yang berarti, termasuk tidak adanya kemacetan yang sangat parah. Kinerja Pemerintah Indonesia, terutama Polri sebagai ujung tombak layanan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini patut diapresiasi," terang Raihan Ariatama kepada para awak media pada Senin (16/5).
Menurut Raihan, tantangan penanganan dan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik tahun ini lebih kompleks daripada tahun-tahun sebelumnya.
"Jumlah pemudik pada lebaran tahun 2022 meningkat drastis, yang mencapai sekitar 85,5 juta orang. Sebabnya adalah euforia masyarakat untuk berlebaran di kampung halaman sangatlah tinggi setelah dua tahun terakhir dibatasi akibat pandemi Covid-19," kata Raihan.
Baca juga: 73,8 Persen Masyarakat Puas dengan Penyelenggaraan Mudik 2022
"Bisa dikatakan, ada semacam kerinduan akan kampung halaman yang tertahan selama dua tahun, dan kran ini kemudian dibuka tahun ini," ujarnya.
Sebagai stakeholder yang berada di garis depan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2022, Raihan menilai Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah bekerja keras dalam menyukseskan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1443 H.
"Strategi Polri untuk mengantisipasi kemacetan dengan penerapan rekayasa lalu lintas seperti penerapan ganjil-genap, sistem satu arah (one way) dan contra flow terbukti ampuh, sehingga kita tidak melihat ada kemacetan yang parah," tuturnya.
"Kalaupun ada kemacetan di beberapa titik, itu hal yang biasa karena ini soal mengatur mobilitas manusia yang sangat besar dalam waktu yang sangat singkat," ucap Raihan.
Kinerja Pemerintah Indonesia dan Polri dalam penyelenggaraan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H mendapat pengakuan dan apresiasi dari masyarakat.
Menurut hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 5-10 Mei 2022, sebanyak 73,8% masyarakat puas terhadap kinerja pemerintah dalam menangani arus mudik Lebaran tahun 2022.
Sebanyak 77,5% masyarakat menilai Polri memiliki peranan signifikan dalam mengatur kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
"Kita ucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap kinerja pemerintah Indonesia dalam pembangunan infrastruktur dan Polri dalam mengatur strategi rekayasa lalu lintas, sehingga arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 dapat berjalan dengan baik dan sukses," pungkasnya. (RO/OL-09)
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Amsal, yang merupakan kader jebolan Aceh, kini memikul mandat penuh untuk membawa gerbong besar PII menuju transformasi global.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
KETUA Umum Korps HMI-Wati (Kohati) PB HMI, Sri Meisista, menyoroti isu kesetaraan gender dalam organisasi hijau-hitam tersebut.
Hasil diskusi menyebut pentingnya langkah-langkah konkret untuk menutup kesenjangan dalam pengelolaan risiko.
PERCEPATAN transformasi digital dibutuhkan untuk memajukan berbagai bidang, termasuk dalam memajukan dan memperkuat jejaring organisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved