Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUBHOLDING Upstream Pertamina kembali menemukan migas di area eksplorasi.
Setelah sebelumnya di Regional Kalimantan melalui Pertamina Hulu Mahakam berhasil menemukan gas bumi di sumur eksplorasi Manpatu-1X di lepas pantai Balikpapan, Kalimantan Timur, kini Regional Sumatera melalui Pertamina EP berhasil menemukan minyak di Jambi, tepatnya di Sumur Eksplorasi Sungai Gelam Timur-001 (SGET-001) yang berada di sekitar Field Jambi, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Sumur SGET-001 terletak kurang lebih 8 km dari fasilitas produksi eksisting SP GS-02 dan 14 km dari fasilitas produksi SP Ketaling.
Melalui pekerjaan uji kandungan lapisan (Drill Stem Test/DST) pertama (DST#1) yang dilakukan pada reservoir sandstone Formasi Air Benakat pada interval 1.622-1.624 meter (mMD), berhasil ditemukan sumberdaya minyak dengan laju aliran sebesar 434 barel per hari (Barrel Oil Per Day/BOPD) dan gas 0.18 juta standar kaki kubik per hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD).
Selanjutnya direncanakan akan dilakukan DST kedua (DST#2) pada interval 1.491-1.495 meter (mMD) di Formasi Air Benakat. “Seluruh upaya ini merupakan wujud komitmen kami dalam meningkatkan cadangan dan produksi migas di Sumatera dan mendukung pencapaian target produksi migas nasional,” ujar Jaffee Arizon Suardin, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan sebagai Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina.
“Selain capaian temuan sumberdaya tersebut, secara operasional pun terbilang berhasil. Sumur SGET-001 diselesaikan lebih cepat dari jadwal dengan realisasi biaya di bawah target. Mudah-mudahan capaian tersebut bisa dipertahankan sampai rig release,” lanjut Jaffee.
Pengeboran sumur SGET-001 dilaksanakan dengan memperhatikan aspek HSSE dan menerapkan protokol COVID-19 secara ketat. “Mudah-mudahan keberhasilan ini menjadi pemantik semangat bagi para Perwira (sebutan untuk pekerja Pertamina-red) di Regional Sumatera untuk terus berupaya menemukan cadangan-cadangan migas baru,” tandas Jaffee.
Di tempat terpisah Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan, memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang turut andil dalam upaya menemukan cadangan-cadangan migas di semua wilayah kerja hulu migas, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan. “Hal ini tentu juga menjadi langkah dan bentuk usaha untuk mewujudkan cita-cita bersama,” ujar Anggono.
Ia juga menambahkan bahwa capaian ini dapat menjadi motivasi yang ke depan akan mendorong semangat semua pihak, baik Pemerintah maupun masyarakat setempat, untuk mendukung industri hulu migas dalam mencari cadangan migas secara lebih agresif ke depannya. “Kita wajib optimis bahwa tujuan bersama akan dapat diwujudkan, penemuan ini harus dapat membangkitkan semangat kita bersama, karena kemajuan industri hulu migas juga kemajuan kita semua,” tutup Anggono. (RO/E-1)
Pemerintah meminta seluruh produksi minyak mentah (crude oil) dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan kilang dalam negeri.
Djoksis menyampaikan pembahasan progres pengembangan Blok Masela berlangsung dengan baik dan terus menunjukkan kemajuan.
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan pasokan gas sebesar 111 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) selama 10 tahun dari Lapangan Gas Mako.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengandalkan skema konsorsium asuransi untuk melindungi aset-aset migas nasional yang bernilai besar.
Hashim S. Djojohadikusumo menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya adalah bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung kedaulatan energi Indonesia.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyiapkan 110 blok migas untuk ditawarkan kepada investor dalam dua tahun ke depan
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
DI tengah meningkatnya dampak perubahan iklim yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari, momentum Hari Bumi menjadi pengingat bahwa aksi nyata tidak lagi dapat ditunda.
Di salah satu stasiun pengumpul migas, Nadia Silvia menjalankan tugasnya sebagai operator di Stasiun Pengumpul Bambu Besar Pertamina EP Field Subang.
PT Pertamina mengapresiasi dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan Elpiji. Hal itu dilakukan melalui sinergi bersama aparat penegak hukum.
Jaksa Penuntut Umum menuntut lima terdakwa dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dengan hukuman penjara antara 6 hingga 12 tahun
Pentingnya transparansi pemerintah dalam menjelaskan alasan di balik kebijakan penyesuaian harga tersebut kepada publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved