Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) yang baru Yudianto Tri bertekad untuk menjadikan Inkoppas sebagai Apex Koperasi atau 'Bank Indonesianya' Koperasi-koperasi pedagang pasar (KOPPAS) di Indonesia.
"INKOPPAS bertugas menjaga likuiditas koppas-koppas agar dapat memenuhi kewajibannya kepada pihak ketiga. Kami juga akan melakukan perkuatan permodalan koppas-koppas sehingga pedagang pasar sebagai anggota koppas akan memiliki back-up keuangan dalam menjalankan usaha distribusi kebutuhan bahan pokok," ujar Yudianto Tri, kemarin, dalam keterangan tertulisnya.
Untuk mewujudkan Inkoppas sebagai Bank Indonesia (BI)-nya koppas, maka langkah yang pertama dilakukan menurutnya, memodernisasi koppas dengan mendorong koppas memasuki layanan digital. Tata kelola koppas menggunakan sistem informasi online.
"Layanan kepada pedagang pasar menggunakan aplikasi digital berbasis android dan IOS menggunakan smartphone yang aplikasinya masih dalam pilot projects. Pedagang sudah tidak direpotkan oleh kebutuhan untuk tarik, setor, pindah buku, transfer karena berpindah menggunakan aplikasi digital tersebut," kata Yudianto Tri.
Pedagang dengan mudah dapat membayar kewajiban seperti retribusi, angsuran kios, service charge pasar dan lain-lain. Bahkan untuk membayar listrik, telepon, dan berbagai tagihan lain sistem digital Inkoppas sudah bisa menjadi payment point.
Menurut Yudianto Tri, jika pedagang pasar melakukan shifting cara mengelola keuangan dengan menggunakan sistem digital yang tengah dikembangkan.
"Sehingga dalam ekosistem pedagang pasar akan terbentuk big data yang menyajikan shopping list bagi mitra lembaga keuangan manakala akan memberikan pinjaman dana, atau menyajikan data kebutuhan barang untuk prinsipal, produsen dan pabrikan manakala akan memasok barang di pasar," tandas Yudianto Tri.
Sebagaimana diketahui, setiap tanggal 12 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Koperasi. Pada tahun 2021 ini peringatan Hari Koperasi memasuki tahun yang ke-74.
Tantangan Koperasi khususnya Koperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) di era saat ini adalah: lambatnya Koppas-koppas dalam mengadaptasi Revolusi Industri 4.0 menyebabkan makin terdesaknya koppas oleh serbuan lembaga keuangan lain (bank, fintech dll) dengan teknologi digital dan metode pelayanan cepat dan mudah.
Koppas juga dihadapkan oleh situasi pandemi Covid-19 yang berdampak pada surutnya usaha pedagang pasar sebagai anggotanya yang menyebabkan terganggunya cashflow pedagang.
Tantangan yang lain adalah kemampuan koppas dalam mendukung usaha pedagang untuk menyediakan dan menstabilkan kebutuhan bahan pokok agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terlayani dan tercipta stabilitas pangan.
Dalam rangkaian Hari Koperasi tersebut, Induk Koperasi Pedagang Pasar yang merupakan sekunder koperasi dari Koperasi-koperasi pedagang pasar melakukan penataan dan konsolidasi dengan menyelenggarakan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) yang telah dilaksanana pada 3 – 4 Juli 2021 di Jakarta.
Adapun hasil RALB antara lain adalah penggantian Ketua Umum Inkoppas yang semula dijabat oleh Ferry Juliantono digantikan oleh Yudianto Tri.
Dalam periode kepemimpinannya Yudianto Tri menetapkan tagline INKOPPAS yaitu: Menuju Koperasi Pasar yang modern setara Bank. (OL-13)
Baca Juga: Perbankan ikut Topang Pemulihan Ekonomi Nasional
Inkoppas menegaskan kelangkaan plastik tidak menjadi isu utama yang mengganggu pasar rakyat saat ini, tetapi kenaikan biaya transportasi akibat isu kenaikan harga solar.
Berdasarkan pantauan, pada Minggu (29/3), ketinggian sampah do Pasar Induk Kramat Jati bahkan telah melampaui lampu penerangan jalan, namun tidak terlihat adanya aktivitas pengangkutan.
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata bagi para pekerja kebun dan masyarakat sekitar dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan suci.
Kopi luwak dikenal dengan proses produksi unik melalui fermentasi alami oleh Asian Palm Civet (Paradoxurus hermaphroditus).
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan rencana besar pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui pembangunan koperasi dalam skala masif.
Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung bagaimana koperasi mengelola usaha, memberdayakan anggotanya, dan menjaga keseimbangan antara fungsi sosial dan kegiatan ekonomi.
Bank Tabungan Negara (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis bersama Induk Koperasi Pedagang Pasar.
Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang menonjol dalam pengembangan koperasi, terutama dalam percepatan pembentukan badan hukum KDKMP.
Sebagai bagian dari roadmap 2026, Kana menargetkan penguatan unit-unit usaha serta perluasan jaringan kemitraan.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved