Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISARIS Utama PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) Sarman Simanjorang menghargai putusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang mengatur soal investasi di bidang industri minuman keras (miras).
Perusahaan itu diketahui bergerak dalam bidang pembuatan dan distribusi bir pilsener dan stout beer di bawah merek dagang Anker, Carlsberg, San Miguel, San Mig Light, dan Kuda Putih.
"Kami mengapresiasi atas sikap pemerintah yang cepat merespons berbagai masukan dan aspirasi masyarakat. Ini sudah langkah yang tepat untuk menghindari pro kontra di kalangan masyarakat," ungkap Sarman kepada Media Indonesia, Selasa (2/3).
Menurutnya, ketimbang menimbulkan polemik di masyarakat, lebih baik beleid tersebut ditarik untuk menciptakan suasana yang kondusif.
"Cukuplah industri yang selama ini sudah berinvestasi lama di Indonesia lebih diberdayakan. Keberadaan kami sudah cukup memenuhi kebutuhan wisatawan dan ekspatriat yang ada di Indonesia," jelas Sarman.
Dia menambahkan, selama pandemi ini industri minuman alkohol tertekan karena penjualan yang menurun drastis. Diketahui, pada Juli 2020 penerimaan negara dari cukai minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebesar Rp 2,64 triliun. Angka itu mengalami penurunan 21,44% dibanding realisasi periode sama 2019 dengan nilai Rp3,36 triliun.
"Industri ini sangat tertekan karena konsumen yang turun drastis akibat wisatawan asing yang tidak masuk, hiburan malam sudah lama tutup, sehingga omzet turun hampir 60%," ucap Sarman. "Tapi saat ini, kami tetap mencoba untuk bertahan dengan harapan badai covid-19 cepat berlalu. Sementara ini berbagai kebijakan stimulus dan relaksasi sudah sangat membantu pelaku industri ini," pungkasnya.
Presiden Joko Widodo memutuskan untuk mencabut lampiran terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol. Keputusan tersebut ditetapkan setelah menerima berbagai masukan dari para ulama MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, serta tokoh-tokoh agama lain.
"Setelah menerima masukan dari para ulama serta tokoh-tokoh agama lain dan juga masukan dari provinsi dan daerah, saya putuskan, lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," ujar Jokowi. (OL-14)
Ia menjelaskan, gagasan otonomi daerah mulai dirintis pada penghujung masa pemerintahan Soeharto.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
POLEMIK terkait ijazah palsu Jokowi yang merupakan Presiden ke-7 RI dinilai belum akan mereda dalam waktu dekat meskipun sudah ada jalur hukum
POLDA Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap tiga orang tersangka terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi setuju dengan langkah Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar yang menuduhnya mendanai Roy Surya dkk soal kasus ijazah palsu
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai tudingan yang menyeret Jusuf Kalla dalam isu dugaan ijazah palsu Joko Widodo merupakan upaya framing.
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved